PKS SBT Gelar "Political Update", Konsolidasi Struktur Hadapi Pemilu
- 03 Sep 2026 16:37 WIB
- Bula
RRI.CO.ID, Bula - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, mulai memperkuat mesin politik hingga tingkat desa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan struktur partai tidak hanya terbentuk di atas kertas, tetapi aktif bekerja di tengah masyarakat.
Penguatan tersebut dilakukan melalui kegiatan Political Update Konsolidasi dan Upgrading Pengurus PKS SBT di Hotel Mutiara, Kota Bula, Kamis, 3 September 2026. Kegiatan bertema "Penguatan Kapasitas Berbasis Soliditas Struktur" itu dirangkai dengan pelantikan pengurus tingkat kecamatan, desa dan Rumah Keluarga Indonesia (RKI).
Ketua DPD PKS SBT Husin Rumadan mengatakan political update menjadi momentum konsolidasi sekaligus peningkatan kapasitas pengurus setelah struktur partai terbentuk di tingkat kecamatan dan desa.
"Hal yang paling penting adalah penguatan mereka terhadap manajemen tentang persepsi kerja dari struktur yang ada pada tingkatan-tingkatan itu," kata Husin kepada wartawan.
Husin Rumadan yang juga Ketua Komisi II DPRD SBT ini mengatakan pengurus di tingkat bawah harus memahami cara membangun sistem kepartaian, menyosialisasikan program, serta merespons berbagai persoalan masyarakat.
Menurut Rumadan, kerja-kerja tersebut penting agar masyarakat dapat melihat kehadiran PKS bukan hanya saat momentum politik, tetapi melalui program dan advokasi terhadap persoalan yang mereka hadapi.
Rumadan menegaskan PKS SBT tidak ingin kekuatan partai hanya bertumpu pada figur tertentu. Dia berkaca pada perolehan kursi PKS di DPRD SBT yang mengalami dinamika sejak kabupaten tersebut terbentuk.
"Mulai dari perjalanan pertama satu kursi di 2009, kemudian di 2014 juga satu kursi, 2014-2019 ada dua kursi dan 2019-2024 ada tiga kursi. Kita menjadi pimpinan DPR kala itu. Tapi kemudian turun lagi," ujarnya.
Dia menilai kondisi tersebut menunjukkan pentingnya membangun kekuatan partai melalui kerja yang terstruktur dan berkelanjutan.
"Sebenarnya menurut kami memang kekuatan partai itu tidak pada person, tidak ada caleg-calegnya, tapi harus pada basis kerja, kerja-kerja partai yang memang terstruktur sampai pada akar rumput," katanya.
Rumadan menyebut SBT memiliki 16 kecamatan. Setelah pelantikan yang digelar hari ini, struktur PKS telah terbentuk di 9 kecamatan.
Masih terdapat sejumlah kecamatan yang belum dilantik. Pelantikan lanjutan akan dilakukan menyesuaikan kesiapan wilayah, termasuk agenda khusus untuk Kecamatan Kiandarat dan wilayah sekitarnya.
Ketua DPW PKS Maluku sekaligus Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri mengatakan penguatan kader dan struktur menjadi salah satu fokus PKS pada tahap awal.
"Kita sebagai PKS, kita target di tahun-tahun setengah pertama itu adalah fokus pada kaderisasi kader dan struktur," kata Fachri setelah membuka kegiatan.
Menurutnya, pembentukan struktur tidak boleh sekadar mengejar jumlah. Pengurus yang telah dilantik harus dipastikan mampu menjalankan
tugas kepartaian secara aktif.
"Kita ingin memastikan struktur kita dibentuk secara lengkap, tapi kita tidak mengejar sekadar angka," ujarnya.
Fachri mengatakan pihaknya tidak ingin pengurus yang telah dilantik justru tidak aktif setelah pelantikan. "Kita tidak ingin struktur dilantik kemudian bubar. Tapi dia bisa aktif untuk melaksanakan tugas-tugas kepartaian di level masing-masing, baik di cabang ataupun di ranting," jelasnya.
Selain penguatan struktur, PKS juga membentuk Rumah Keluarga Indonesia (RKI). Fachri menyebut RKI akan berfokus pada persoalan keluarga, termasuk pembinaan rumah tangga dan isu-isu yang berkaitan dengan perempuan.
"Fungsinya adalah mengelola masalah-masalah kerumahtanggaan, masalah ibu-ibu, masalah yang fokus pada pembinaan rumah tangga," pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....