Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar?

  • 12 Mar 2026 22:51 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh dengan keberkahan bagi umat Islam di seluruh dunia. Di antara berbagai keistimewaan yang ada di dalamnya, terdapat satu malam yang sangat istimewa dan dinantikan oleh setiap muslim, yaitu malam Lailatul Qadar.

Malam ini dikenal sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan, sehingga umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah agar mendapatkan keutamaan yang besar.

Penjelasan mengenai malam Lailatul Qadar terdapat dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah Surah Al-Qadr yang menyebutkan bahwa malam tersebut memiliki nilai ibadah yang sangat besar di sisi Allah. Dalam ayatnya dijelaskan bahwa malam Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan dan pada malam itu para malaikat turun membawa berbagai ketetapan dari Allah hingga terbit fajar.

Namun, kapan tepatnya malam Lailatul Qadar terjadi tidak disebutkan secara pasti. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Muhammad, umat Islam dianjurkan untuk mencari malam tersebut pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27, dan ke-29. Karena itulah banyak umat Islam yang meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan dengan melakukan salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, dan berdoa.

Banyak ulama berpendapat bahwa malam ke-27 Ramadan memiliki kemungkinan besar sebagai malam Lailatul Qadar. Meski demikian, para ulama juga menekankan bahwa kepastian waktunya tetap menjadi rahasia Allah. Hal ini bertujuan agar umat Islam terus berusaha memperbanyak ibadah sepanjang sepuluh malam terakhir, bukan hanya pada satu malam saja.

Beberapa tanda malam Lailatul Qadar juga sering disebutkan dalam berbagai riwayat. Di antaranya adalah suasana malam yang terasa tenang, udara yang sejuk, serta perasaan damai yang dirasakan oleh orang-orang yang beribadah. Pada pagi harinya, matahari juga disebutkan terbit dengan cahaya yang lembut dan tidak terlalu menyilaukan.

Karena besarnya keutamaan malam tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan ibadah. Salah satu doa yang dianjurkan dibaca pada malam Lailatul Qadar adalah doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad, yaitu memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa yang telah dilakukan.

Dengan demikian, meskipun waktu pasti terjadinya malam Lailatul Qadar tidak diketahui secara pasti, umat Islam dapat berusaha mencarinya dengan meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan.

Semangat untuk beribadah pada waktu-waktu tersebut diharapkan dapat membawa keberkahan, ampunan, serta pahala yang berlipat ganda bagi setiap muslim yang bersungguh-sungguh dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. (ZH/YPA)

Rekomendasi Berita