Rangkaian Roadshow Video Kompetisi 2026 Ditutup di UIN SMDD Bukittinggi

  • 07 Mar 2026 09:25 WIB
  •  Bukittinggi

RRI.CO.ID, Bukittinggi - Rangkaian kegiatan roadshow Bukittinggi Video Kompetisi 2026 berakhir di Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi, Jumat, 6 Maret 2026.

Sebelumnya, roadshow telah selesai dilaksanakan di beberapa lokasi seperti ITBHAS Bukittinggi, Universitas Fort de Kock Bukittinggi, ISI Padang Panjang, dan juga di RRI Bukittinggi.

Roadshow yang dilaksanakan di Gedung Student Centre ini dihadiri oleh mahasiswa dari berbagai macam jurusan, antara lain Bisnis Digital, Sejarah Peradaban Islam, Pariwisata, dan Komunikasi Penyiaran Islam.

Dalam sambutannya, Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Bukittinggi, Riri Alhadila Sukma, menyampaikan terima kasih kepada UIN SMDD Bukittinggi atas partisipasinya dalam kegiatan roadshow.

"Dinas Kominfo Kota Bukittinggi mengucapkan terima kasih atas partisipasinya, kami berharap baik mahasiswa maupun dosen UIN SMDD Bukittinggi dapat berpartisipasi dalam ajang Bukittinggi Video Kompetisi 2026"," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Faisal Zulfi, salah satu pegiat pariwisata sekaligus konseptor Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026. Faisal mengajak seluruh civitas academica UIN SMDD Bukittinggi untuk dapat terlibat langsung dalam ajang ini.

Penjelasan ketentuan teknis oleh Faisal Zulfi, S.E., M.PPar. (Foto : Putrasio Berlianda)

"Bukittinggi Video Kompetisi 2026 ini adalah wadah bagi mahasiswa. Diskominfo Bukittinggi melaksanakan Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026 untuk mengambil moment perayaan 100 tahun Jam Gadang melalui kegiatan ini," jelasnya.

Faisal Zulfi menambahkan, Bukittinggi Video Kompetisi (BVK) 2026 ditujukan untuk menggali nilai historis Bukittinggi, sebagai persiapan menuju Kota Perjuangan.

"Semua ini dituangkan dalam bentuk video atau konten digital, yang menempatkan Jam Gadang sebagai ikon sebagai salah satu saksi perjuangan kemerdekaan Indonesia, hingga 100 tahun perjalanannya pada tahun 2026 ini, sebagai identitas budaya. Untuk itu, lomba video kompetisi ini mengangkat tema, "Bukittinggi: Dari Garis Depan Perjuangan Menuju 100 Tahun Jam Gadang," tutupnya. (PB/YPA)

Rekomendasi Berita