Bijak! Cara Cerdas Kelola THR
- 26 Feb 2026 10:38 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Bukittinggi - Momen Hari Raya biasanya identik dengan bonus atau Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, tanpa pengelolaan yang tepat, THR bisa cepat habis hanya dalam beberapa hari.
Ahli keuangan menyarankan agar penerima THR membuat prioritas pengeluaran terlebih dahulu. Hal ini bisa dimulai dengan memisahkan kebutuhan pokok, utang, tabungan, dan hiburan.
Salah satu strategi populer adalah aturan 50-30-20: 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk keinginan, dan 20 persen untuk tabungan atau investasi. Dengan metode ini, THR dapat lebih bermanfaat jangka panjang.
Bagi yang memiliki utang, sebagian THR sebaiknya digunakan untuk melunasi atau minimal mengurangi beban utang. Ini akan mencegah bunga menumpuk dan tekanan finansial di bulan berikutnya.
Tabungan darurat juga sebaiknya mendapat porsi dari THR. Para ahli keuangan menekankan pentingnya dana cadangan untuk menghadapi situasi tak terduga, seperti sakit atau perbaikan rumah.
Belanja dan hiburan tetap diperbolehkan, tetapi harus bijak. Membeli barang-barang yang terlalu mahal atau foya-foya dapat membuat THR habis tanpa meninggalkan manfaat nyata.
Beberapa orang juga memilih untuk investasi jangka pendek seperti deposito atau reksa dana untuk memaksimalkan THR. Ini bisa membantu menambah penghasilan tambahan sekaligus menjaga nilai uang dari inflasi.
Kesimpulannya, THR sebaiknya dipandang sebagai alat perencanaan finansial, bukan hanya sebagai uang untuk bersenang-senang. Dengan disiplin dan perencanaan, bonus ini bisa memberikan manfaat maksimal untuk keluarga. (SVD)