Hari Kesehatan Jiwa Sedunia, Saatnya Peduli, Bukan Menghakimi

  • 10 Okt 2025 14:18 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Setiap tanggal 10 Oktober, dunia memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia atau World Mental Health Day. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan jiwa dan memberikan dukungan bagi mereka yang mengalami gangguan mental.

Tema dan Makna Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Tiap tahun, peringatan ini mengusung tema yang berbeda. Namun, esensinya tetap sama: menumbuhkan kepedulian dan menghapus stigma terhadap masalah kesehatan mental. Tahun 2025, kampanye global mengangkat tema “Mental Health is a Universal Human Right” (Kesehatan Jiwa adalah Hak Asasi Manusia).

Pesan ini mengingatkan kita bahwa setiap orang, tanpa memandang usia, gender, status sosial, atau latar belakang, berhak mendapatkan layanan kesehatan jiwa yang layak, aman, dan manusiawi.

Kesehatan Jiwa Sama Pentingnya dengan Kesehatan Fisik

Kesehatan jiwa tidak hanya berarti bebas dari gangguan mental seperti depresi atau kecemasan. Lebih dari itu, kesehatan jiwa mencakup kemampuan seseorang untuk berpikir positif, mengendalikan emosi, menjalin hubungan sosial yang sehat, serta mampu menghadapi tekanan hidup dengan cara yang adaptif.

Sayangnya, masih banyak orang yang menganggap gangguan jiwa sebagai hal yang memalukan atau lemah. Padahal, menurut data WHO, satu dari delapan orang di dunia hidup dengan gangguan mental. Artinya, masalah ini sangat dekat dengan kehidupan kita.

Peran Lingkungan dan Dukungan Sosial

Dukungan sosial dari keluarga, teman, tempat kerja, dan masyarakat sangat berpengaruh terhadap proses pemulihan seseorang dengan gangguan jiwa. Dengan lingkungan yang peduli dan tidak menghakimi, penderita akan lebih mudah mencari bantuan profesional dan merasa diterima.

Sekolah dan tempat kerja juga perlu menjadi ruang aman untuk membicarakan kesehatan mental, misalnya dengan menyediakan konselor, ruang relaksasi, atau kegiatan reflektif.

Langkah Sederhana untuk Menjaga Kesehatan Jiwa

Beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan jiwa antara lain:

  • Tidur dan istirahat yang cukup

  • Meluangkan waktu untuk hobi dan relaksasi

  • Berbicara dengan orang terpercaya saat merasa tertekan

  • Mengurangi paparan media sosial yang memicu stres

  • Berolahraga secara rutin

  • Mencari bantuan profesional (psikolog, psikiater) jika diperlukan

Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia bukan sekadar seremoni, tetapi ajakan untuk menormalisasi pembicaraan tentang kesehatan mental. Setiap individu berhak merasa aman, didengar, dan mendapatkan pertolongan tanpa stigma. Mari mulai dari hal kecil: dengarkan tanpa menghakimi, bantu tanpa merendahkan, dan jaga diri sendiri dengan penuh kasih. (ZH/YPA)

Rekomendasi Berita