Kecoak Mampu Hidup Tanpa Kepala Hingga Seminggu

  • 09 Sep 2025 19:36 WIB
  •  Bukittinggi

KBRN, Bukittinggi: Kecoak ternyata mampu hidup tanpa kepala hingga sekitar seminggu atau lebih, karena mereka bernafas melalui spirakel di tubuhnya, bukan melalui kepala dan sistem sarafnya tidak terpusat di otak, seperti manusia. Kecoak mati bukan karena kepala hilang, melainkan karena dehidrasi.

Berbeda dengan manusia yang otaknya berfungsi sebagai pusat kendali, kecoak memiliki ganglia atau gumparan saraf yang tersebar di setiap segmen tubuhnya. Hal ini memungkinkn kecoak tetap dapat bergerak dan merespon rangsangan meskipun tanpa kepala. Kecoak bernafas tidak melalui mulut atau hidung, kecoak bernafas dengan melalui lubang lubang kecil yang disebut spirakel.

Kecoak memiliki peredran darah yang berbeda dari manusia. mereka memiliki peredaran darah terbuka dengan tekanan darah rendah. Sehingga luka pada leher setelah kepala terpenggal akan cepat menutup dan mengering.

Kecoak memiliki metabolisme yang rendah dan membutuhkan jauh lebih sedikit makanan dan air banding manusia. Kecoak dapat bertahan hidup selama berminggu minggu tanpa makanan.

Serangga ini sebagian besar menyukai berada di tempat yang kotor seperti tempat pembuangan sampah atau toilet, menjadikannya pembawa penyakit yang ditularkan melalui kontaminasi makanan manusia.

Namun terlepas dari itu semua, kecoak ternyata merupakan mahkluk yang tangguh dan memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa, salah satunya adalah bisa hidup seminggu tanpa kepala. (EL/YPA)

Sumber berita: kompas.com

Rekomendasi Berita