Tanggal 9 September Memperingati Apa? Ini Empat Momen Peringatannya
- 09 Sep 2026 10:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Tanggal 9 September diperingati sebagai Haornas, Hari Kemerdekaan Tajikistan, perlindungan pendidikan, dan Hari Sudoku.
- Hari Olahraga Nasional pertama kali dicetuskan pada 9 September 1983 dan memasuki peringatan ke-43 tahun 2026.
- Hari Internasional Melindungi Pendidikan dari Serangan ditetapkan Majelis Umum PBB pada 2020.
RRI.CO.ID, Jakarta – Tanggal 9 September menyimpan sejumlah peringatan penting yang dirayakan secara nasional maupun internasional. Momentum tersebut mencakup bidang olahraga, sejarah kemerdekaan, perlindungan pendidikan, hingga permainan logika.
Di Indonesia, 9 September diperingati sebagai Hari Olahraga Nasional atau Haornas. Sementara itu dunia juga memperingati kemerdekaan Tajikistan, perlindungan pendidikan, dan Hari Sudoku Internasional.
Melansir Nationaltoday dan sejumlah sumber, berikut empat momentum penting yang diperingati pada 9 September:
1. Hari Olahraga Nasional
Hari Olahraga Nasional diperingati masyarakat Indonesia setiap 9 September dan memasuki peringatan ke-43 pada 2026. Momentum tersebut mendorong masyarakat menjadikan olahraga sebagai bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.
Haornas pertama kali dicetuskan pada 9 September 1983 dan terus diperingati setiap tahun. Peringatan tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam perkembangan olahraga nasional Indonesia.
Haornas juga menjadi kesempatan membangkitkan semangat masyarakat dalam membangun kemajuan olahraga nasional. Olahraga tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan prestasi, tetapi juga menjadi bagian jati diri bangsa.
Pemerintah biasanya menetapkan tema khusus untuk memperkuat pesan peringatan Haornas setiap tahunnya. Namun, dalam sumber yang dirujuk belum tercantum tema resmi Haornas ke-43 tahun 2026.
2. Hari Kemerdekaan Tajikistan
Tanggal 9 September juga menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Tajikistan di kawasan Asia Tengah. Peringatan tersebut menandai deklarasi kemerdekaan Tajikistan dari Uni Soviet pada 1991.
Perjalanan menuju kemerdekaan berlangsung ketika Uni Soviet mulai menghadapi berbagai gejolak politik. Pada 9 September 1991, Soviet Tertinggi Tajikistan mengeluarkan resolusi dan deklarasi kemerdekaan negara tersebut.
Deklarasi tersebut menjadi langkah penting Tajikistan membentuk negara berdaulat dengan Dushanbe sebagai ibu kotanya. Kemerdekaan formal kemudian diperoleh setelah Uni Soviet resmi bubar pada 26 Desember 1991.
Hari Kemerdekaan Tajikistan biasanya diperingati melalui parade, pertunjukan budaya, hingga berbagai pertemuan publik. Momentum tersebut sekaligus merayakan sejarah, identitas budaya, dan kebanggaan nasional masyarakat Tajikistan.
3. Hari Internasional Melindungi Pendidikan dari Serangan
Dunia juga memperingati Hari Internasional untuk Melindungi Pendidikan dari Serangan setiap 9 September. Peringatan ini menyoroti perlindungan siswa, guru, serta fasilitas pendidikan dari kekerasan dan konflik.
Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa menetapkan peringatan tersebut pada 2020 dengan dukungan UNESCO dan UNICEF. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan perhatian terhadap anak-anak yang kehilangan akses pendidikan akibat konflik.
Serangan terhadap sekolah dan tenaga pendidik dapat menimbulkan dampak panjang terhadap proses pembelajaran. Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko anak kehilangan pendidikan dan mengganggu masa depan mereka.
Peringatan ini kemudian menjadi momentum memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang aman dan berkualitas. Anak-anak diharapkan dapat memperoleh hak belajar tanpa menghadapi ancaman kekerasan maupun serangan.
4. Hari Sudoku Internasional
Hari Sudoku Internasional turut diperingati setiap 9 September oleh penggemar permainan teka-teki angka. Peringatan tersebut menjadi kesempatan mengasah kemampuan logika melalui berbagai tantangan Sudoku.
Cikal bakal permainan serupa Sudoku telah muncul di Prancis sejak akhir abad ke-19. Bentuk modernnya berkembang dari permainan bernama Number Place yang dipublikasikan pada 1979.
Permainan tersebut kemudian berkembang pesat di Jepang sebelum dikenal luas dengan nama Sudoku. Popularitasnya semakin meningkat setelah berbagai media mulai menerbitkan teka-teki tersebut secara rutin.
Federasi Teka-Teki Dunia menetapkan 9 September sebagai Hari Sudoku Internasional pada 2013. Sejak saat itu, momentum tersebut diperingati untuk merayakan salah satu permainan logika populer dunia.
Keempat peringatan tersebut menunjukkan 9 September memiliki beragam makna dalam berbagai bidang kehidupan. Momentum itu mencakup olahraga, sejarah bangsa, pendidikan aman, hingga pengembangan kemampuan berpikir logis.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....