Tanggal 11 Agustus Memperingati Apa? Ini Daftarnya

  • 11 Agt 2026 09:25 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tanggal 11 Agustus diperingati sebagai Hari Hip Hop di Amerika Serikat.
  • Jepang memperingati Hari Gunung untuk mengapresiasi pegunungan dan kekayaan alam.
  • Chad memperingati kemerdekaannya dari pemerintahan kolonial Prancis pada 11 Agustus 1960.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 11 Agustus 2026 diperingati sebagai sejumlah momentum penting di berbagai negara. Peringatan tersebut berkaitan dengan perkembangan budaya, pelestarian alam, hingga perjalanan kemerdekaan sebuah negara.

Tiga momentum yang diperingati adalah Hari Hip Hop di Amerika Serikat dan Hari Gunung di Jepang. Selain itu, Chad memperingati Hari Kemerdekaan setiap 11 Agustus untuk mengenang berakhirnya pemerintahan kolonial Prancis.

Berikut peringatan pada 11 Agustus beserta sejarah singkat di baliknya mengutip National today dan sumber lainnya:

Hari Hip Hop

Hari Hip Hop diperingati setiap 11 Agustus di Amerika Serikat untuk mengenang lahirnya budaya hip-hop. Sejarahnya tidak terlepas dari DJ asal Jamaika, Kool Herc, yang tinggal di Bronx.

Pada awal 1970-an, Kool Herc mulai memainkan berbagai rekaman musik dalam pesta di kawasan tersebut. Ia kemudian mengembangkan teknik yang memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan musik hip-hop.

Kool Herc memopulerkan teknik DJ bernama breakbeat yang dipengaruhi musik dub Jamaika. Ia memainkan musik funk dan soul dengan bagian perkusi kuat menggunakan dua turntable.

Dua salinan rekaman yang sama dimainkan bergantian untuk memperpanjang bagian perkusi atau break. Teknik tersebut kemudian dikenal dengan sebutan The Merry-Go-Round.

Teknik itu memberikan pengaruh besar terhadap perkembangan hip-hop, rap, hingga breakdancing. Kool Herc kemudian menyebut para penari musiknya sebagai B-Boys dan B-Girls.

Momentum penting terjadi pada 11 Agustus 1973 ketika Kool Herc tampil dalam pesta ulang tahun saudara perempuannya. Pesta tersebut menghadirkan kerumunan terbesar yang pernah dihadapinya ketika itu.

Kesuksesan pesta tersebut kemudian memicu perkembangan musik hip-hop dari gerakan akar rumput. Istilah hip-hop sendiri baru digunakan secara luas sekitar enam tahun setelah peristiwa tersebut.

Hari Gunung

Hari Gunung atau Mountain Day diperingati setiap 11 Agustus di Jepang. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk mengapresiasi pegunungan dan kawasan alam di negara tersebut.

Gagasan peringatan ini didorong para pendaki, pejalan kaki, serta kelompok pemerhati lingkungan. Salah satunya Japanese Alpine Club yang ingin merayakan kondisi geografis Jepang yang didominasi pegunungan.

Pada 2014, gagasan menetapkan Hari Gunung atau Yama-no-Hi mulai diwujudkan pemerintah Jepang. Dua tahun kemudian, peringatan tersebut resmi menjadi hari libur nasional di Jepang.

Pemilihan tanggal 11 Agustus juga dikaitkan dengan makna simbolis dalam penulisan Jepang. Angka delapan dianggap menyerupai gunung, sedangkan angka 11 menyerupai dua batang pohon.

Peringatan pertamanya tidak disertai banyak kegiatan atau upacara tradisional khusus. Upacara peresmian berlangsung di Kamikochi, Matsumoto, yang berada di kawasan Pegunungan Alpen Jepang.

Hari Gunung kemudian menjadi kesempatan masyarakat untuk menikmati sekaligus mengapresiasi kekayaan alam Jepang. Momentum tersebut juga berkaitan dengan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan pegunungan.

Hari Kemerdekaan Chad

Hari Kemerdekaan Chad diperingati setiap 11 Agustus untuk mengenang kemerdekaan negara tersebut dari Prancis pada 1960. Perjalanan menuju kemerdekaan didahului sejarah panjang kekuasaan kerajaan hingga kolonialisme.

Chad pernah menjadi bagian dari sejumlah kerajaan besar di Afrika, termasuk Kekaisaran Kanem-Bornu. Prancis kemudian mulai menguasai wilayah tersebut sejak awal abad ke-20.

Pada 1913, Prancis menguasai sejumlah wilayah yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Rabih al-Zubayr. Wilayah tersebut mencakup Kanem-Bornu, Baguirmi, dan Ouaddai.

Daerah itu kemudian menjadi bagian dari koloni Afrika Khatulistiwa Prancis. Kekuasaan kolonial berlangsung hingga perubahan politik mulai terjadi setelah berakhirnya Perang Dunia II.

Pada 1946, kebijakan kerja paksa dihapuskan dan pembentukan partai politik mulai dilegalkan. Partai Progresif Chad dan Uni Demokratik Chad kemudian mendominasi perjuangan politik menuju kemerdekaan.

Partai Progresif Chad semakin berpengaruh menjelang berakhirnya kekuasaan kolonial Prancis. Chad akhirnya memperoleh kemerdekaan pada 11 Agustus 1960 dengan François Tombalbaye sebagai presiden pertamanya.

Namun, perjalanan politik Chad setelah kemerdekaan menghadapi berbagai persoalan. Pada 1962, Tombalbaye membubarkan partai oposisi dan membawa Chad menuju sistem pemerintahan satu partai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....