Mengenal Didgeridoo, Alat Musik Aborigin yang Dimainkan dengan Napas tanpa Putus
- 30 Jul 2026 13:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Didgeridoo adalah alat musik tiup tradisional yang berasal dari masyarakat Aborigin di Australia bagian utara dan tengah.
- Instrumen didgeridoo dibuat dari batang pohon eukaliptus yang telah dilubangi secara alami oleh rayap, bukan buatan manusia.
- Alat musik ini dikenal sebagai salah satu instrumen paling ikonik dari budaya Aborigin Australia dan memiliki ciri khas unik dalam setiap daerah.
RRI.CO.ID, Jakarta – Setiap daerah memiliki alat musik tradisional dengan ciri khasnya masing-masing. Di Australia, salah satu yang paling dikenal adalah didgeridoo, alat musik tiup tradisional masyarakat Aborigin.
Melansir McClung Museum, didgeridoo merupakan alat musik tiup yang digunakan oleh banyak kelompok masyarakat Aborigin di Australia bagian utara dan tengah. Instrumen ini dibuat dari batang pohon eukaliptus yang dilubangi secara alami oleh rayap.
"Didgeridoo adalah alat musik tiup yang dibuat dan dimainkan oleh banyak kelompok budaya di Australia bagian utara dan tengah. Instrumen ini dibuat dari batang utama pohon eukaliptus yang telah dilubangi secara alami oleh rayap," tulis McClung Museum.
Lubang yang dibentuk rayap menghasilkan rongga alami di dalam batang pohon. Rongga tersebut menjadi salah satu faktor yang menciptakan suara dengung khas didgeridoo.
Keunikan lain didgeridoo terletak pada teknik memainkannya yang disebut circular breathing atau pernapasan sirkular. Teknik ini memungkinkan pemain meniup udara melalui mulut sambil tetap menarik napas melalui hidung sehingga suara dapat terdengar tanpa putus.
Pemain yang menguasai teknik tersebut dapat mempertahankan satu nada dalam waktu sangat lama. Rekor yang pernah dicatat bahkan mencapai sekitar 50 menit.
Meski dikenal luas dengan nama didgeridoo, sebutan tersebut bukan berasal dari bahasa masyarakat Aborigin. Berbagai kelompok budaya di Australia memiliki nama yang berbeda untuk instrumen tradisional ini.
Didgeridoo umumnya digunakan untuk mengiringi tarian, lagu, dan berbagai upacara adat masyarakat Aborigin. Instrumen ini juga menjadi bagian penting dari warisan budaya Australia yang masih dilestarikan hingga sekarang.
Kini, suara khas didgeridoo tidak hanya terdengar dalam pertunjukan tradisional. Alat musik tersebut juga mulai dipadukan dengan berbagai genre musik modern dan dimainkan oleh musisi dari berbagai negara. (Rahmania Ulfah)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....