Tanggal 10 Juli Memperingati Hari Apa? Ini Momen Penting dan Sejarahnya

  • 10 Jul 2026 09:50 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tanggal 10 Juli diperingati sebagai World Kebab Day.
  • Tanggal 10 Juli juga diperingati sebagai Global Energy Independence Day.
  • Kedua peringatan mengangkat tema keberagaman budaya dan pentingnya keberlanjutan energi.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 10 Juli 2026 diperingati sebagai sejumlah momen penting di berbagai negara. Peringatan tersebut mengangkat tema kuliner hingga pentingnya kemandirian energi bagi masa depan dunia.

Melansir National Today dan Days of the Year, terdapat dua peringatan internasional yang jatuh setiap 10 Juli. Keduanya ialah World Kebab Day dan Global Energy Independence Day.

Berikut sejumlah momen penting yang diperingati setiap tanggal 10 Juli.

World Kebab Day

World Kebab Day diperingati setiap 10 Juli sebagai penghormatan terhadap kebab yang telah dikenal di berbagai negara. Perayaan ini juga menjadi simbol keberagaman budaya melalui dunia kuliner.

Meski belum menjadi peringatan resmi, World Kebab Day mulai dikenal sejak sekitar 2019. Popularitasnya berkembang melalui komunitas kuliner, restoran, dan media sosial di berbagai negara.

Melansir Days of the Year, kebab berasal dari kawasan Timur Tengah sebagai hidangan daging yang dipanggang. Seiring perkembangan zaman, kebab melahirkan berbagai variasi yang kini dikenal luas.

Salah satu jenis paling populer ialah shish kebab yang disajikan menggunakan tusukan. Ada pula doner kebab yang dipanggang secara vertikal sebelum diiris tipis untuk disajikan.

Teknik memasak tersebut kemudian menginspirasi berbagai hidangan khas di sejumlah negara. Beberapa di antaranya ialah gyro dari Yunani dan shawarma dari kawasan Timur Tengah.

Global Energy Independence Day

Selain peringatan kuliner, tanggal 10 Juli juga diperingati sebagai Global Energy Independence Day. Peringatan ini mengajak masyarakat mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil.

Melansir National Today, perjalanan pemanfaatan energi telah berlangsung sejak zaman prasejarah. Manusia awalnya hanya mengandalkan tenaga manusia serta api untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Perkembangan teknologi kemudian mendorong pemanfaatan angin, batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Revolusi industri turut meningkatkan konsumsi energi dalam berbagai sektor kehidupan.

Di sisi lain, penggunaan bahan bakar fosil menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan. Emisi karbon menjadi salah satu penyebab perubahan iklim dan meningkatnya suhu bumi.

Karena itu, banyak negara mulai mengembangkan energi terbarukan sebagai sumber energi masa depan. Energi tersebut meliputi tenaga surya, angin, air, panas bumi, hingga biomassa.

Global Energy Independence Day juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung transisi energi bersih. Langkah sederhana seperti menghemat listrik dan memakai energi terbarukan dinilai dapat memberikan dampak positif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....