Jadi Primadona Kurban Iduladha, Ini Perbedaan Sapi Limosin, Simental, dan Brahman
- 28 Mei 2026 14:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sapi limosin, simental, dan brahman menjadi favorit masyarakat saat Iduladha.
- Sapi simental dikenal sebagai sapi perah sekaligus pedaging dengan ukuran besar.
- Sapi brahman unggul dari daya tahan tubuh dan kualitas karkas yang tinggi.
- Sapi limosin unggul dari sisi pertumbuhan cepat dan produksi daging lebih banyak.
RRI.CO.ID, Jakarta – Pada Hari Raya Iduladha, sapi jenis limosin, simental, dan brahman kerap menjadi pilihan masyarakat sebagai hewan kurban. Selain memiliki ukuran tubuh besar, ketiga jenis sapi ini juga dikenal menghasilkan daging yang cukup banyak.
Di sejumlah peternakan hingga lapak penjualan hewan kurban, sapi-sapi tersebut sering menarik perhatian pembeli. Postur tubuh besar dan karakter fisik yang khas membuat ketiganya mudah dikenali.
Meski sama-sama populer sebagai hewan kurban, sapi-sapi ini memiliki keunggulan berbeda. Mulai dari asal daerah, bentuk tubuh, hingga kualitas daging yang dihasilkan.
Berikut penjelasan perbedaan antara sapi jenis limosin, simental, dan brahman, melansir laman pertanian.go.id:
1. Sapi Simental
Sapi simental berasal dari daerah Simme, Swiss. Jenis sapi ini dikenal sebagai sapi perah sekaligus sapi pedaging.
Sapi simental memiliki warna bulu cokelat kemerahan atau merah bata. Bagian muka, lutut ke bawah, dan ujung ekor umumnya berwarna putih.
Ukuran tubuh sapi simental tergolong besar. Sapi jantan dewasa dapat mencapai berat sekitar 1.150 kilogram, sedangkan betinanya sekitar 800 kilogram.
Selain menghasilkan daging, sapi simental juga dapat dimanfaatkan sebagai sapi perah. Persentase karkasnya cukup tinggi dan kandungan lemaknya relatif rendah.
2. Sapi Lomisin
Sapi limosin berasal dari daerah Marche, Prancis. Jenis sapi ini dikenal sebagai sapi potong dengan otot yang besar dan kuat.
Sapi limosin memiliki warna bulu merah keemasan. Warna bulu biasanya tampak lebih terang di bagian bawah perut, sekitar mata, paha dalam, hingga ujung ekor.
Ukuran tubuh sapi limosin juga cukup besar. Berat sapi jantan dewasa dapat mencapai 1.000 kilogram, sedangkan betinanya sekitar 650 kilogram.
Keunggulan utama sapi limosin terletak pada pertumbuhannya yang relatif cepat. Selain itu, ukuran tubuh dan jumlah dagingnya juga lebih banyak sehingga sering menjadi pilihan peternak maupun pembeli hewan kurban.
3. Sapi Brahman
Selain limosin dan simental, sapi brahman juga cukup diminati sebagai hewan kurban. Sapi brahman berasal dari India dan dikenal memiliki daya tahan tubuh yang kuat terhadap berbagai kondisi cuaca.
Sapi brahman memiliki ciri khas berupa punuk besar di bagian punggung serta kulit dengan warna yang beragam. Jenis sapi ini juga dikenal tahan terhadap penyakit sehingga banyak dikembangkan sebagai sapi potong.
Di sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, sapi brahman dikembangkan dengan teknologi peternakan modern. Hasilnya, sapi brahman mampu menghasilkan kualitas daging yang cukup baik dengan persentase karkas yang tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....