Simak Hari Besar Nasional, Internasional Diperingati 17 Mei

  • 17 Mei 2026 10:15 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional dan HUT Perpusnas RI di Indonesia.
  • Dunia internasional memperingati Hari Komunikasi Internasional dan Hari Hipertensi Sedunia setiap 17 Mei.
  • Tanggal 17 Mei juga dirayakan sebagai Hari Memanggang Roti Sedunia atau World Baking Day.

RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 17 Mei diperingati dengan berbagai momen penting di Indonesia maupun dunia internasional. Mulai dari peringatan literasi nasional hingga kampanye kesehatan dan perkembangan teknologi komunikasi global.

Beberapa peringatan pada 17 Mei berkaitan dengan pendidikan, akses informasi, hingga kesadaran kesehatan masyarakat dunia. Selain itu, terdapat pula perayaan unik yang berkaitan dengan aktivitas memasak dan memanggang roti.

Berikut adalah berbagai peringatan yang jatuh pada 17 Mei, melansir National Today dan beberapa sumber lainnya.

1. Hari Buku Nasional (Hari Literasi Indonesia)

Di Indonesia, 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional setiap tahunnya. Peringatan tersebut pertama kali dicetuskan pada 2002 oleh Abdul Malik Fadjar.

Saat itu, Abdul Malik Fadjar menjabat Menteri Pendidikan Nasional pada era Kabinet Gotong Royong Indonesia. Hari Buku Nasional lahir dari keprihatinan rendahnya budaya literasi dan minat baca masyarakat.

Momentum tersebut menjadi langkah pemerintah untuk mengampanyekan budaya membaca kepada masyarakat Indonesia secara luas. Selain itu, peringatan tersebut juga mendukung perkembangan industri perbukuan nasional.

2. Hari Ulang Tahun Perpustakaan Nasional RI (HUT Perpusnas)

Tanggal 17 Mei juga bertepatan dengan hari lahir Perpustakaan Nasional Republik Indonesia atau Perpusnas RI. Keterkaitan tersebut menjadi alasan pemilihan Hari Buku Nasional setiap 17 Mei.

Perpusnas resmi berdiri pada 1980 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Awalnya, lembaga tersebut merupakan gabungan empat unit kerja pengelolaan bahan pustaka nasional.

Seiring perkembangan waktu, Perpusnas kemudian menjadi lembaga pemerintah nonkementerian yang mengelola pelestarian literatur nasional. Perubahan tersebut diperkuat melalui Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan.

3. Hari Komunikasi Internasional (World Telecommunication and Information Society Day)

Dunia internasional juga memperingati Hari Masyarakat Telekomunikasi dan Informasi Sedunia setiap tanggal 17 Mei. Peringatan tersebut juga dikenal sebagai Hari Komunikasi Internasional.

Peringatan itu dideklarasikan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB pada 2006 untuk menyoroti pentingnya akses informasi global. Momentum tersebut juga menekankan pemerataan teknologi komunikasi bagi masyarakat dunia.

Tanggal 17 Mei dipilih karena bertepatan dengan penandatanganan Konvensi Telegraf Internasional pertama pada 1865. Hari tersebut juga menjadi momen pembentukan International Telecommunication Union (ITU).

4. Hari Hipertensi Sedunia (World Hypertension Day)

Tanggal 17 Mei juga diperingati sebagai Hari Hipertensi Sedunia atau World Hypertension Day. Peringatan tersebut diinisiasi organisasi kesehatan internasional World Hypertension League (WHL).

Meskipun pertama kali dicanangkan pada 14 Mei 2005, WHL resmi menetapkan 17 Mei sebagai peringatan tahunan sejak 2006. Kampanye tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran terhadap bahaya tekanan darah tinggi.

Hipertensi diketahui memengaruhi lebih dari satu miliar populasi dewasa di seluruh dunia saat ini. Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab utama stroke hingga gagal jantung.

5. Hari Memanggang Roti Sedunia (World Baking Day)

Selain peringatan formal, 17 Mei juga dirayakan sebagai Hari Memanggang Roti Sedunia atau World Baking Day. Perayaan tersebut bertujuan menyebarkan kebahagiaan melalui aktivitas membuat kue dan roti.

Hari Memanggang Roti Sedunia tidak hanya ditujukan bagi koki profesional atau pelaku industri kuliner dunia. Perayaan tersebut juga didedikasikan untuk masyarakat yang jarang memasak atau membuat kue.

Momentum tersebut mendorong masyarakat mencoba resep baru dan menikmati proses memanggang bersama keluarga di rumah. Selain itu, perkembangan teknologi oven modern turut mendukung aktivitas memasak menjadi lebih praktis.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....