Simak Hari Besar Nasional, Internasional Diperingati 25 Maret
- 25 Mar 2026 09:38 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Hari Anak yang Belum Lahir Internasional, menghormati kehidupan sejak dalam kandungan.
- Hari Tahun Baru Lama di beberapa negara dengan tradisi kalender lama.
- Hari Solidaritas untuk Staf yang Ditahan dan Hilang di bawah naungan PBB.
RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 25 Maret menandai sejumlah peringatan penting di tingkat internasional. Momentum ini mengangkat isu kehidupan, sejarah, hingga perjuangan kemanusiaan global.
Sejumlah peringatan tersebut bukan sekadar simbolis, tetapi juga sarat makna bagi kehidupan modern. Masing-masing memiliki latar belakang sejarah yang masih relevan hingga sekarang.
Melansir National Today, ada empat peringatan internasional yang jatuh pada 25 Maret. Berikut adalah daftar hari penting yang diperingati pada tanggal tersebut.
1. Hari Anak yang Belum Lahir Internasional
Hari Anak yang Belum Lahir Internasional diperingati sebagai bentuk penghormatan terhadap kehidupan sejak dalam kandungan. Peringatan ini juga menolak stigma yang membedakan anak belum lahir dengan anak yang telah lahir.
Momentum ini didedikasikan untuk merayakan kehidupan anak yang belum lahir dan memperbarui komitmen perlindungannya. Selain itu, peringatan ini juga mengadvokasi penolakan terhadap kekerasan aborsi.
Hari ini turut mengingatkan berbagai kondisi yang melatarbelakangi keputusan mengakhiri kehamilan. Kondisi tersebut meliputi faktor ekonomi, kesehatan, maupun situasi sosial yang dihadapi seseorang.
Gagasan peringatan ini dipromosikan Paus Yohanes Paulus II dan mula-mula diakui sejumlah negara Amerika Latin. Seiring waktu, peringatan serupa diadopsi negara lain dengan nama dan bentuk berbeda.
2. Hari Tahun Baru Lama
Tanggal 25 Maret juga dikenal sebagai Hari Tahun Baru Lama di sejumlah tempat. Peringatan ini berkaitan dengan penolakan kalender Gregorian yang ditetapkan pada 1582.
Sebagai gantinya, beberapa negara mengadopsi tanggal Gaya Kabar Gembira sebagai awal tahun. Tanggal 25 Maret dipilih karena berkaitan dengan Hari Raya Kabar Gembira.
Pemilihan tanggal tersebut juga terhubung dengan sistem kalender Anno Domini yang diperkenalkan Dionysius Exiguus. Selain itu, 25 Maret diyakini sebagai momen konsepsi Yesus, sembilan bulan sebelum Natal.
Konsep awal tahun di bulan Maret juga sejalan dengan praktik kalender Romawi kuno. Bulan Maret kala itu dianggap sebagai awal siklus baru karena perubahan musim.
3. Hari Peringatan Internasional Korban Perbudakan dan Perdagangan Budak Transatlantik
Tanggal 25 Maret juga menjadi Hari Peringatan Internasional Korban Perbudakan dan Perdagangan Budak Transatlantik. Peringatan ini mengenang jutaan orang Afrika yang menjadi korban praktik perdagangan manusia.
Perdagangan budak transatlantik menjadi salah satu tragedi kemanusiaan terbesar dalam sejarah dunia. Jutaan orang dipindahkan secara paksa dari Afrika ke berbagai wilayah di dunia Barat.
Banyak korban tidak selamat dalam perjalanan yang sangat panjang dan penuh penderitaan. Sementara yang bertahan harus menjalani hidup dalam penindasan dan eksploitasi berkepanjangan.
Melalui peringatan ini, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengajak dunia tidak melupakan sejarah kelam tersebut. Selain itu, masyarakat juga diingatkan bahwa diskriminasi rasial masih terus terjadi.m
4. Hari Solidaritas Internasional untuk Anggota Staf yang Ditahan
dan Hilang
Tanggal 25 Maret juga diperingati sebagai Hari Solidaritas Internasional untuk Anggota Staf yang Ditahan dan Hilang. Peringatan ini menghormati pekerja Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menghadapi risiko tinggi saat bertugas.
Peringatan ini terinspirasi dari Alec Collett, jurnalis yang bekerja untuk badan PBB dan menjadi korban penculikan. Peristiwa itu menunjukkan tingginya ancaman terhadap pekerja kemanusiaan di wilayah konflik.
Tidak sedikit anggota staf PBB bekerja dalam situasi berbahaya saat menjalankan misi perdamaian. Mereka menghadapi risiko penculikan, kekerasan, hingga kehilangan nyawa di lapangan.
Melalui peringatan ini, dunia diajak meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan pekerja kemanusiaan. Hari ini juga menjadi seruan untuk menuntut keadilan dan menjamin keselamatan mereka.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....