Simak Hari Besar Nasional dan Internasional yang Diperingati 24 Maret

  • 24 Mar 2026 12:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 24 Maret diperingati sebagai Hari Bandung Lautan Api, simbol perjuangan rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia
  • Pemudik diimbau jaga kondisi fisik dan manfaatkan rekayasa lalu lintas yang tersedia
  • Hari Hak atas Kebenaran Pelanggaran HAM (Right to Truth Day).

RRI.CO.ID, Jakarta - Tanggal 24 Maret menyimpan sejumlah peringatan penting di tingkat nasional dan internasional. Momentum ini berkaitan dengan sejarah perjuangan, kesehatan global, hak asasi manusia, dan apresiasi prestasi.

Di Indonesia, 24 Maret lekat dengan peristiwa Bandung Lautan Api yang menjadi simbol perlawanan rakyat. Sementara di tingkat global, tanggal ini juga menandai kampanye penting di bidang kesehatan dan kemanusiaan.

Melansir National Today dan sumber lainnya, 24 Maret diperingati dalam beragam konteks yang berbeda. Berikut sejumlah peringatan penting yang jatuh pada tanggal 24 Maret.

1. Hari Bandung Lautan Api

Bagi masyarakat Indonesia, 24 Maret dikenal sebagai peringatan Bandung Lautan Api yang terjadi pada 1946. Peristiwa ini menjadi simbol pengorbanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Pembumihangusan Bandung dipicu ultimatum Sekutu dan NICA kepada pejuang Republik Indonesia di Bandung Selatan. Rakyat dan Tentara Republik Indonesia memilih membakar kota daripada menyerahkannya kepada musuh.

Sekitar 200 ribu penduduk turut meninggalkan Bandung setelah pembakaran besar tersebut dilakukan. Langkah taktis itu menggagalkan rencana musuh menjadikan Bandung sebagai markas militer.

2. Hari Tuberkulosis Sedunia (World TB Day)

Di ranah kesehatan, 24 Maret diperingati sebagai Hari Tuberkulosis Sedunia atau World TB Day. Peringatan ini ditetapkan untuk meningkatkan kesadaran terhadap ancaman tuberkulosis secara global.

Tanggal ini merujuk penemuan bakteri penyebab TBC oleh Dr Robert Koch pada 1882. Penemuan itu menjadi tonggak penting dalam diagnosis dan pengobatan penyakit tuberkulosis.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menggunakan momentum ini untuk mendorong komitmen mengakhiri epidemi TBC. Kampanye tersebut juga menyoroti dampak sosial dan ekonomi akibat penyakit itu.

3. Hari Hak atas Kebenaran Pelanggaran HAM (Right to Truth Day)

Perserikatan Bangsa-Bangsa juga menetapkan 24 Maret sebagai Hari Hak atas Kebenaran mengenai pelanggaran HAM berat. Peringatan ini sekaligus menghormati martabat para korban pelanggaran hak asasi manusia.

Tanggal tersebut didedikasikan untuk mengenang Uskup Agung El Salvador, Monsignor Oscar Arnulfo Romero. Ia dibunuh pada 24 Maret 1980 setelah vokal menentang ketidakadilan sosial dan kekerasan.

Peringatan ini bertujuan menegaskan hak korban atas kebenaran dan keadilan yang layak diterima. Selain itu, dunia juga diajak menghormati aktivis yang gugur memperjuangkan hak asasi manusia.

4. Hari Orang Berprestasi (International Day for Achievers)

Tanggal 24 Maret juga dirayakan sebagai Hari Internasional untuk Orang Berprestasi atau International Day for Achievers. Peringatan ini ditujukan untuk mengapresiasi kontribusi positif dari berbagai profesi.

Mereka yang dihormati mencakup ilmuwan, dokter, seniman, pekerja sosial, hingga pelaku usaha yang berdampak luas. Momentum ini diharapkan menginspirasi generasi muda untuk terus berinovasi dan berkarya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....