Simak Empat Hari Besar Internasional Diperingati 25 Februari
- 25 Feb 2026 08:07 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Setiap tanggal dalam kalender menyimpan jejak sejarah dan makna berbeda bagi masyarakat dunia. Begitu pula dengan 25 Februari yang di sejumlah negara diperingati dengan latar sejarah serta tradisi beragam.
Jika sekilas terlihat sebagai hari biasa, menurut sejumlah catatan internasional, tanggal ini memiliki arti khusus. Beberapa negara memperingatinya sebagai tonggak kemerdekaan, momentum demokrasi, hingga perayaan reflektif dan kuliner unik.
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut sejumlah peringatan yang jatuh pada 25 Februari. Masing-masing memiliki latar sejarah serta makna sosial yang berbeda bagi masyarakatnya.
1. Hari Nasional Kuwait (Kuwait National Day)
Bagi masyarakat Kuwait, 25 Februari menjadi hari bersejarah yang dirayakan secara nasional. Yaitu dengan memperingati kenaikan takhta Sheikh Abdullah Al-Salim Al-Sabah pada 1950 untuk secara resmi memimpin Kuwait.
Dia dikenal sebagai bapak pendiri Kuwait modern yang membawa perubahan besar bagi negaranya. Di bawah kepemimpinannya, status protektorat Inggris berakhir dan kemerdekaan ditegaskan pada 1961.
Selain itu, Sheikh Abdullah memprakarsai pembentukan konstitusi dan parlemen resmi negara tersebut. Sejak 1963, perayaan digelar melalui parade, kembang api, serta kebersamaan keluarga di berbagai kota.
2. Hari Revolusi Kekuatan Rakyat (People Power Revolution Day)
Tanggal 25 Februari di Filipina dikenang sebagai tonggak penting dalam demokrasi modern negara tersebut. Yaitu dengan kemenangan gerakan Revolusi Kekuatan Rakyat (People Power Revolution) yang melakukan aksi damai pada 22-25 25 Februari 1986.
Gerakan tanpa kekerasan tersebut berhasil menggulingkan rezim otoriter pimpinan Presiden Ferdinand E. Marcos yang berkuasa saat itu. Peristiwa ini, menurut sejumlah pengamat, menginspirasi perjuangan hak sipil melalui pendekatan non-kekerasan.
Keberhasilan rakyat Filipina memulihkan demokrasi dipandang sebagai momentum kebangkitan politik nasional. Hingga kini, peringatan tersebut menjadi simbol persatuan dan keberanian rakyat menghadapi ketidakadilan.
3. Hari Tenang Nasional (National Quiet Day)
Di Amerika Serikat (AS), 25 Februari diperingati sebagai Hari Tenang Nasional (National Quiet Day). Peringatan ini mengajak masyarakat berhenti sejenak dari rutinitas yang serba cepat dan bising.
Menurut komunitas kesehatan mental, kebisingan berlebihan dapat memicu stres serta kelelahan emosional. Hari Tenang mendorong masyarakat meresapi keheningan untuk memulihkan keseimbangan batin.
Momentum ini, menurut para penggagasnya, menjadi pengingat pentingnya menjaga kesehatan mental. Dengan mengambil jeda sejenak, seseorang diyakini dapat menyegarkan pikiran serta meningkatkan produktivitas.
4. Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional (National Chocolate-Covered Nut Day)
Selain bernuansa sejarah dan refleksi, 25 Februari juga memiliki sisi kuliner unik. Di AS dan Bahrain, hari ini dirayakan sebagai Hari Kacang Berlapis Cokelat Nasional (National Chocolate-Covered Nut Day).
Perayaan ini mengangkat camilan kacang berlapis cokelat yang digemari lintas generasi. Kombinasi manis dan gurih tersebut dipopulerkan sejak abad ke-19 di wilayah Piedmont, Italia.
Seiring perkembangan industri makanan, kacang berlapis cokelat ini diproduksi secara massal pada awal abad ke-20. Para pencinta kuliner memanfaatkannya dengan menikmati berbagai varian kacang lapis cokelat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....