Festival Imlek Nasional jadi Panggung Akulturasi Budaya Indonesia
- 23 Feb 2026 11:36 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Puncak perayaan Festival Imlek Nasional resmi digelar di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Minggu, 22 Februari 2026. Gelaran ini menjadi muara dari perayaan Imlek yang telah berlangsung di berbagai kota di Indonesia sejak 13 Februari.
Ketua Umum Imlek Nasional sekaligus Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menegaskan, penampilan pembuka acara menjadi momen special. Hal ini dikarenakan menghadirkan kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan melalui pertunjukan seni kreatif lintas budaya.
Dalam sambutannya, Irene menjelaskan bahwa hubungan diplomatik kedua negara telah terjalin sejak lama. Kemudian, semakin diperkuat dalam satu tahun terakhir melalui berbagai kolaborasi sektor ekonomi kreatif.
“Jadi kalau misalnya kita dibilang kita itu Indonesia hanya sebagai sebuah negara konsumen itu tidaklah benar. Karena talent Indonesia sudah banyak yang maju ke Korea dan orang Koreanya suka banget,” ujar Irene dalam Pre-Opening Ceremony Harmoni Imlek Nusantara.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari menilai perayaan Imlek Nasional tahun ini mencerminkan wujud akulturasi budaya. Ia menegaskan, keberagaman merupakan identitas utama Indonesia.
Qodari juga menyoroti contoh pembauran budaya Tionghoa dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya melalui kuliner. Ia menjelaskan bahwa pempek lahir dari perpaduan tradisi kuliner Tionghoa dan lokal.
Pempek, menurutnya, berawal dari inovasi mengolah kelebihan hasil ikan oleh masyarakat keturunan Tionghoa di masa lalu. Hidangan tersebut menjadi simbol kuat perpaduan budaya Tionghoa-Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....