Kelenteng Hok Lay Kiong Gelar Imlek Sederhana
- 17 Feb 2026 14:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Bekasi - Perayaan Imlek di Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi tahun ini digelar sederhana. Pengurus kelenteng mengatakan suasana khidmat sebagai bentuk keprihatinan atas berbagai musibah.
Silay, pelayan umum Kelenteng Hok Lay Kiong, mengatakan persiapan tetap dilakukan seperti biasa. Dekorasi meliputi lilin, lentera, serta perlengkapan ibadah lainnya.
“Kita mempersiapkan banyak ya seperti yang terlihat dibelakang ini. Ada lilin, kemudian lentera, hiasan-hiasan Imlek lainnya,” ujar Silay saat di wawancara, Selasa, 17 Februari 2026.
Namun, dia menjelaskan tidak ada perayaan istimewa pada tahun ini. Pihak kelenteng memutuskan menggelar Imlek secara sederhana karena banyaknya musibah di berbagai daerah.
“Kebetulan tahun ini enggak ada istimewa, kita biasa-biasa saja. Karena tahun ini banyak hujan deras, banjir kemudian musibah-musibah lainnya, jadi kita ya sederhana saja, kita ikut prihatin” katanya.
Tahun ini merupakan Tahun Kuda Api dalam penanggalan Tionghoa. Silay berharap umat dapat bekerja keras dan menjaga semangat tinggi sepanjang tahun.
“Kebenaran tahun ini kan tahun kuda ya, kuda api, jadi hidup tahun ini kita jangan bermalas-malasan. Harus bekerja keras dan semangat tinggi untuk mencapai apa yang kita mau,” ucap Silay.
Silay berharap di tahun ini toleransi antar umat semakin meningkat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga komunikasi yang baik di tengah masyarakat.
Kelenteng ini terbuka untuk umum tanpa memandang latar belakang agama. Masyarakat dipersilakan datang untuk berkunjung maupun melihat suasana perayaan.
“Kalau kelenteng ini sebenarnya sih umum, jadi kita tidak melarang umat dari mana pun bisa datang ke sini. Silahkan kalau ingin datang ke sini melihat-lihat, ingin sekedar tahu tidak masalah, yang penting jangan melakukan onar,” katanya.
Kelenteng Hok Lay Kiong dikenal sebagai salah satu kelenteng tertua di Bekasi. Berdirinya diperkirakan pada abad ke-17 atau ke-18.
Menurut Silay tidak ada catatan pasti mengenai tanggal dan bulan pendiriannya. Sejarahnya lebih banyak berdasarkan perkiraan turun-temurun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....