Asal Usul Barongsai, Tarian Singa Penuh Makna Saat Imlek
- 17 Feb 2026 11:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Pertunjukan barongsai identik dengan perayaan Imlek dan kerap menjadi atraksi budaya yang dinanti. Tarian singa ini bukan sekadar hiburan, tetapi memiliki sejarah panjang serta makna simbolis bagi masyarakat Tionghoa.
Tradisi tersebut berkembang dari kebudayaan China dan kemudian menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Kini, pertunjukan barongsai menjadi bagian dari perayaan lintas budaya yang dapat dinikmati masyarakat luas.
Dalam catatan budaya Tiongkok kuno, tarian singa dipercaya sudah muncul ribuan tahun lalu. Atraksi ini awalnya digunakan dalam ritual untuk mengusir roh jahat serta membawa keberuntungan.
Legenda populer menyebut makhluk buas bernama Nian sering mengganggu warga menjelang tahun baru. Untuk mengusirnya, masyarakat membuat tiruan singa lengkap dengan bunyi-bunyian keras yang kemudian berkembang menjadi pertunjukan barongsai.
Masuk dan Berkembang di Indonesia
Tradisi ini masuk ke Nusantara seiring migrasi masyarakat Tionghoa sekitar abad ke-17. Mereka membawa adat, kepercayaan, dan kesenian yang kemudian berakulturasi dengan budaya lokal.
Pada masa tertentu, pertunjukan barongsai sempat dibatasi melalui kebijakan pemerintah. Tradisi tersebut kembali bebas dipentaskan setelah era Presiden Abdurrahman Wahid yang memberi ruang ekspresi budaya Tionghoa.
Dikutip dari laman Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), singa dalam budaya Tionghoa melambangkan keberanian, kebahagiaan, serta keberuntungan. Karena itu, tarian barongsai kerap dihadirkan dalam perayaan besar.
Selain Imlek, pertunjukan ini juga sering tampil pada pembukaan usaha, festival budaya, hingga peresmian bangunan. Harapannya adalah membawa rezeki, keselamatan, dan energi positif.
Barongsai biasanya dimainkan dua orang dalam kostum singa, diiringi musik gong, simbal, dan drum. Gerakannya memadukan tarian, seni bela diri, dan akrobatik yang memikat penonton.
Lebih dari sekadar hiburan, tradisi ini mencerminkan penghormatan terhadap leluhur, harapan akan keberuntungan, serta semangat kebersamaan. Nilai itulah yang membuat barongsai tetap lestari hingga kini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....