Wamen PPPA: Imlek Pererat Kebersamaan dan Keberagaman

  • 16 Feb 2026 20:09 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

‎RRI.CO.ID, Jakarta – Wakil Menteri PPPA, Veronica Tan, memaknai Imlek sebagai momen kebersamaan keluarga sekaligus ruang merawat keberagaman. Ia menyebut, suasana hangat terasa dalam perayaan tahun ini. ‎

‎“Ini kan hari makan keluarga ya sebenarnya malamnya, dan senang banget hari ini lihat keramaian yang dibuat ya. Maksudnya, kita seluruh Indonesia, kita sama-sama merayakan berbeda-beda, tetapi tetap satu,” ujarnya saat perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di kawasan SCBD, Jakarta, Senin, 16 Februari 2026. ‎ ‎

Ia mengatakan, perayaan tersebut memperlihatkan bagaimana masyarakat dari latar belakang berbeda dapat berkumpul bersama. Menurutnya, kebersamaan menjadi inti utama dalam merayakan Imlek. ‎ ‎

“Yang paling penting adalah kumpul keluarga, berbagi, dan kesempatan untuk bersama-sama. Jadi momen itu yang paling utama,” ucapnya. ‎

Veronica juga mengingatkan bahwa pada 28 Februari mendatang juga akan digelar perayaan Cap Go Meh di sejumlah daerah. Ia mengajak masyarakat menjadikan rangkaian perayaan tersebut sebagai ruang memperkuat ikatan sosial. ‎ ‎

“Jadi ayo kita sama-sama merayakan festival ini dan jadikan kebersamaan. Yang paling penting adalah ngumpul keluarga, berbagi, dan juga kesempatan untuk bisa bersama-sama,” ucapnya.

Ia berharap, keberagaman tetap menjadi kekuatan bangsa Indonesia ke depan. Menurutnya, potensi Indonesia justru terletak pada perbedaan budaya yang dimiliki. ‎ ‎

“Ya betul, harapannya tetap maju Indonesia dengan keberagaman. Karena kelebihan kita bukan keseragaman, tapi kelebihan kita adalah keberagaman itu,” katanya. ‎

Sementara itu, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Isyana Bagoes Oka menilai perayaan tersebut menghadirkan suasana meriah. Ia melihat antusiasme keluarga yang datang memadati lokasi acara. ‎

‎“Ya senang sekali ya, hari ini kita lihat ada parade tadi bukan dari kuda, tapi juga ada parade budaya-budaya juga. Yang tidak hanya budaya Tiongkok, tapi juga beragam budaya dari Jakarta juga ada, dan budaya-budaya lain di Nusantara,” ujarnya. ‎

‎Isyana berharap, kegiatan tersebut menjadi alternatif wisata budaya bagi masyarakat. Ia menilai perayaan semacam ini juga menjadi sarana edukasi bagi anak-anak tentang kekayaan Nusantara. ‎ ‎

“Mudah-mudahan Indonesia makin maju lagi, dan yang paling penting adalah kita harus jaga sama-sama keragaman Indonesia. Karena ini merupakan kekayaan Indonesia sendiri,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....