Gamelan Trenggalek Didorong Jadi Motor Ekonomi Kreatif

  • 16 Feb 2026 10:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini menekankan, pentingnya pelestarian budaya daerah sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif di Indonesia. Salah satu budaya daerah yang harua dijaga yakni alat musik gamelan.

Menurut polotikus PDIP ini, gamelan bukan sekadar alat musik belaka. Tetapi, simbol peradaban dan identitas budaya di daerah, terutama di Trenggalek, Jawa Timur.

“Harapan saya, gamelan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk meningkatkan kreativitas para pelaku seni di Dongko. Ini bukan hanya tentang budaya, tetapi juga tentang masa depan generasi muda,” kata Novita dalam sambutannya usai menyerahkan satu set gamelan kepada Kelompok Budaya Turonggo Yakso, di Kecamatan Dongko, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 15 Februari 2026.

Ia mengharapkan, keberadaan gamelan baru dapat semakin menyemangati anak-anak muda untuk belajar dan mencintai budaya asli Trenggalek. Khususnya, terhadap seni Tari Jaranan yang menjadi kebanggaan daerah.

"Kawasan sekitar memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat ekonomi kreatif di Dongko. Selain latihan seni, tempat tersebut dapat dimanfaatkan untuk pelatihan pembuatan ornamen Jaranan dan produk budaya lainnya," ucap Novita.

Ke depannya, ia mengharapkan, pelestarian budaya berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi rakyat. Sehingga, generasi muda tidak hanya bangga pada tradisinya, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai sumber kesejahteraan.

“Budaya harus hidup dan memberi manfaat ekonomi. Sanggar ini bisa menjadi pusat kreativitas sekaligus pusat ekonomi kreatif masyarakat Dongko,” ujar Novita.

Diketahui, bantuan satu set gamelan tersebut merupakan dukungan CSR dari Bank BRI Cabang Trenggalek. Yakni, atas aspirasi Novita sebagai bentuk kolaborasi antara dunia usaha dan pelestarian budaya daerah.

Saat ini, kelompok budaya tersebut telah membina lebih dari 400 anak didik. Pengurus menyampaikan bahwa alat gamelan baru akan sangat membantu proses latihan sekaligus meningkatkan kualitas pertunjukan.

Mereka juga berharap ke depan ada dukungan tambahan untuk pembenahan infrastruktur. Terutama atap bangunan yang masih berbahan bambu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....