Mengenal 'Latina Belt', dari Meme hingga Fenomena Budaya Populer

  • 14 Feb 2026 10:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Fenomena Latina Belt (Worldwide Latina Belt) menjadi viral di media sosial sebagai tren meme unik. Tren meme ini hadir dalam mengaitkan identitas Latin dengan berbagai wilayah di dunia.

Istilah ini muncul dari unggahan humor di X/Twitter pada tahun 2020. Dan terus menjadi bahan diskusi tentang budaya dan representasi komunitas Latin.

Menariknya, Indonesia menjadi salah satu negara yang masuk ke dalam daftar Latina Belt. Mengingat Indonesia bukanlah kawasan Amerika Latin, sehingga penyertaan ini menunjukkan sifat humor yang unik.

Tentunya, hal ini mendapat respons positif dari berbagai pihak, terutama warganet Indonesia. Beberapa di antaranya bahkan menyebut bahwa Indonesia memiliki kesamaan budaya atau karakteristik tertentu dengan negara-negara Latin.

Lantas apa itu fenomena Latina Belt dan mengapa hal ini menjadi perdebatan diskusi yang unik dikalangan warganet? Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah penjelasannya.

  • 1. Karena Unggahan Twitter

Mulanya, fenomena 'Latina Belt' berasal dari sebuah unggahan di X/Twitter pada tahun 2020 dengan nama akun @protestantwind. Ia memposting peta dunia dengan tulisan 'worldwide latina belt/all people from these places are latinas.'

Selain narasi, ia juga menyertakan peta dunia yang menandai sejumlah negara di dekat garis khatulistiwa. Seolah-olah semua orang di wilayah itu adalah Latina, dan unggahan ini kemudian menjadi bahan meme dan tren di internet.

  • 2. Menyebar ke Platform TikTok

Setelah unggahan tersebut viral, tren ini kemudian menyebar ke platform lain seperti TikTok. Di mana pengguna lain membuat konten yang menggabungkan gambar peta dan audio lucu, serta variasi meme lain.

Tidak berhenti sampai disana, beberapa warganet juga turut meramaikan video tren tersebut dengan komentar yang lucu. Hal ini tentunya sangat mengundang tawa dan canda bagi siapapun yang melihat dan membacanya.

  • 3. Peran Bad Bunny di Acara Super Bowl

Lebih lanjut, budaya Latin semakin disorot ketika Bad Bunny tampil dalam acara besar seperti Super Bowl. Beberapa warganet di media sosial mulai mengaitkan fenomena 'Latina Belt' dengan rasa bangga dengan budaya itu.

Bahkan ada unggahan bercanda yang mengatakan bahwa penampilannya membuat semua orang di dunia ikut merasa 'spiritually Latino'. Atau bagian dari Latina/Latino belt secara simbolis.

  • 4. Kesamaan Indonesia dan Amerika Latin

Meskipun bukan berasal dari kawasan yang sama, Indonesia ternyata memiliki sejumlah kesamaan budaya dengan negara-negara Latin. Persamaan tersebut terlihat pada masakan, musik, tradisi kekeluargaan, selera humor ringan, serta sifat masyarakat yang ramah dan hangat.

Menteri Kebudayaan (Menbud), Fadli Zon mengatakan bahwa terdapat kesamaan dalam budaya negara Latin dengan Indonesia. Ia menyebut, bahwa persamaan itu terlihat dari pakaian, ekspresi wajah, tekstil, hingga ragam ekspresi budaya.

"Cukup banyak kesamaan-kesamaan budaya antara Meksiko dan Indonesia. Padahal kita tahu bahwa Indonesia dengan Latin Amerika ini jauh sekali, sekali terbang bisa 30 jam," katanya kepada wartawan saat menghadiri pameran foto Tierra Viva, Galeri Nasional Indonesia, Jakarta Pusat, Senin, 8 September 2026.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa dengan mengenali budaya dari negara lain, masyarakat dapat membangun jembatan persaudaraan. Ia menekankan bahwa apresiasi terhadap ragam budaya tidak hanya memperkaya pengetahuan, tetapi juga memperkuat toleransi dan hubungan internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....