Deretan Dekorasi Imlek dan Makna Keberuntungan yang Dibawanya
- 13 Feb 2026 12:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Perayaan Tahun Baru Imlek 2026 tinggal menghitung hari, aneka dekorasi bernuansa merah mulai menghiasi rumah maupun tempat umum. Hiasan khas Imlek yang berisi simbol-simbol tersebut tidak sekadar memperindah ruangan, tetapi juga sarat makna keberuntungan dan harapan kemakmuran.
Dalam tradisi Tionghoa, simbol yang digunakan kerap berasal dari permainan kata, aksara, maupun legenda klasik Tiongkok. Setiap ornamen dipercaya membawa makna keberuntungan, kemakmuran, kesehatan, hingga umur panjang.
Beragam dekorasi ini juga dipasang sebagai bentuk doa menyambut tahun baru yang lebih baik. Berikut deretan dekorasi Imlek beserta makna keberuntungan yang dibawanya:
Lampion
Lampion menjadi dekorasi paling mudah dikenali saat Imlek, terutama yang berwarna merah cerah. Hiasan ini digantung di rumah, jalan, maupun ruang publik untuk memeriahkan suasana perayaan.
Lampion merah yang digantung di depan pintu dipercaya mampu menangkal kesialan dan membawa energi positif ke dalam rumah. Selain itu, cahaya lampion juga melambangkan harapan dan masa depan yang terang di tahun baru.
Paper Cutting (Chuang Hua)
Paper cutting merupakan seni menggunting kertas merah menjadi berbagai simbol bermakna. Hiasan ini biasanya ditempel di pintu atau jendela sebagai lambang doa dan harapan.
Motif yang digunakan juga beragam biasanya berupa tumbuhan atau hewan dengan filosofi tertentu. Simbol-simbol tersebut merepresentasikan keberkahan, cinta, kesuburan, hingga umur panjang.
Beberapa simbol yang umum digunakan antara lain buah persik, delima, bunga peony, serta ikan. Selain itu juga ada, pohon pinus, padi, burung murai yang bertengger di pohon plum, dan bebek Mandarin.
Jeruk Kumkuat
Pohon jeruk kumkuat juga sering dijadikan dekorasi rumah saat Imlek. Dalam bahasa Tionghoa, namanya memiliki bunyi yang menyerupai kata emas dan keberuntungan.
Karena itu, tanaman ini melambangkan kemakmuran dan rezeki berlimpah. Keberadaannya dipercaya membawa harapan kesejahteraan di tahun yang baru.
- Hiasan Pintu dari Kertas
Hiasan pintu dari kertas merah biasanya dipasang di rumah warga Tionghoa saat perayaan Imlek. Tulisan berwarna hitam pada kertas tersebut berisi doa, harapan kemakmuran, dan keharmonisan keluarga. Chun Lian
Chun lian berupa bait puisi atau kalimat harapan yang ditulis di kertas merah. Dekorasi ini ditempel di sisi pintu selama perayaan Imlek.
Tradisi ini berakar dari mitos perlindungan terhadap roh jahat. Seiring waktu, chun lian berkembang menjadi media penyampaian doa dan harapan di tahun baru.
Lukisan Dewa Pintu
Lukisan dewa pintu atau Men Shen ditempel berpasangan di pintu utama rumah. Sosoknya digambarkan tegas dan bersenjata sebagai simbol penjaga.
Dalam legenda Dinasti Tang, gambar ini dipercaya mampu mengusir roh jahat. Namun, di era modern, lukisan dewa pintu mulai jarang dijumpai.
Meski demikian, sebagian masyarakat masih mempertahankan tradisi tersebut. Terutama di beberapa wilayah Tiongkok, lukisan ini dipercaya membawa kedamaian dan keberuntungan bagi penghuni rumah.
Karakter Fu (福)
Aksara “Fu” melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan dalam tradisi Tionghoa. Tulisan ini biasanya ditempel di pintu atau dinding rumah.
Karakter Fu kerap dipasang terbalik sehingga bermakna sebagai simbol keberuntungan akan datang atau sudah ada di sini. Permainan bunyi dalam bahasa Mandarin ini memperkuat makna doa tersebut.
Bunga Mekar
Imlek juga dikenal sebagai Festival Musim Semi. Karena itu, bunga mekar menjadi simbol awal kehidupan baru.
Bunga plum, anggrek, peony, dan persik sering digunakan sebagai dekorasi. Mekarnya bunga melambangkan harapan akan pertumbuhan, kemakmuran, dan keberuntungan.
Lukisan Khas Imlek
Berbagai lukisan kerap menghiasi dinding rumah warga Tionghoa selama perayaan Imlek. Lukisan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai dekorasi, tetapi juga menyampaikan harapan tahun mendatang.
Tema yang diangkat umumnya berupa figur legenda atau tanaman bermakna simbolis. Gambar perempuan anggun atau anak kecil sehat melambangkan doa akan keluarga harmonis dan keturunan yang sehat.
Itulah deretan dekorasi yang identik saat Perayaan Imlek yang bukan sekadar hiasan visual, melainkan sarat makna filosofis. Setiap ornamen mencerminkan doa agar tahun yang baru membawa keberkahan, kebahagiaan, dan kemakmuran bagi seluruh keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....