Distrik Kouh Jadi Lokus Stunting di Boven Digoel

  • 13 Sep 2025 22:30 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN,Boven Digoel: Distrik Kouh kembali ditetapkan sebagai lokus stunting di Kabupaten Boven Digoel, terutama di Kampung Mandobo dan Jair. Kondisi ini menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Boven Digoel yang mendorong masyarakat untuk meningkatkan pola hidup bersih guna menekan angka stunting.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Boven Digoel, Maria Lepong, mengatakan bahwa masalah gizi masih menjadi persoalan utama di Distrik Kouh. “Kami berharap masyarakat di dua kampung tersebut meningkatkan pola hidup bersih. Jika lingkungan bersih dan pemenuhan gizi terpenuhi, maka itu cara tepat untuk menekan stunting,” ujarnya, Sabtu (13/9/2025).

Menurutnya, kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat ditentukan oleh pemenuhan gizi sejak dini. Bila masalah gizi tidak diatasi, akan sulit mencetak generasi muda yang sehat, berkualitas, dan berdaya saing. “Untuk itu, peningkatan kualitas SDM generasi muda perlu diupayakan agar kasus stunting tidak terus meningkat,” tegas Maria.

Lebih lanjut, Maria menjelaskan bahwa stunting di Distrik Kouh dipicu oleh beberapa faktor, antara lain pola asuh keluarga yang kurang tepat, minimnya ketersediaan makanan sehat untuk anak, serta kondisi lingkungan yang tidak bersih.

“Masalah lingkungan ini punya dampak besar, baik terhadap penyakit menular maupun tidak menular. Karena itu, masyarakat harus benar-benar mewaspadainya,” tambahnya.

Pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan berkomitmen terus melakukan pendampingan kepada masyarakat, khususnya di Distrik Kouh, agar angka stunting bisa ditekan dan kesejahteraan keluarga semakin meningkat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....