Mengapa tak sembarang tangan bisa menyentuh trofi piala dunia?
- 10 Mei 2026 09:05 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Trofi piala dunia FIFA salah satu iconic disetiap perhehelatan piala dunia, salah satunya piala dunia 2026. Semua bertanya-tanya siapa yang akan mengangkat trofi ini. Benda setinggi 36,8 cm dengan bobot 6,1 kilogram emas murni ini bukan sekadar piala; ia adalah simbol supremasi tertinggi yang dikelilingi oleh protokol keamanan. Serta aturan yang melekat mengenai siapa yang boleh menyentuhnya bukan sekadar formalitas, melainkan upaya menjaga eksklusivitas dan kesakralan sejarah sepak bola.
Fifa menetapkan aturan yang sangat spesifik mengenai siapa saja yang berhak menyentuh trofi asli. dilansir dari bola.com trofi piala duniafifa yang asli hanya dapat disentuh dan dipegang oleh sekelompok orang yang sangat terpilih, termasuk pemenang piala dunia dan kepala negara
Sehingga bagi seorang pesepak bola, menyentuh trofi tersebut adalah hak istimewa yang harus diperjuangkan seumur hidup melalui keringat dan air mata di lapangan hijau.
Meskipun trofi ini sering dibawa berkeliling dunia dalam acara trophy tour, masyarakat umum hanya diperbolehkan melihatnya dari balik kaca pelindung yang tebal. Bahkan, saat seremoni penyerahan di podium juara, petugas keamanan fifa akan mengawasi dengan sangat jeli agar tidak ada orang luar—termasuk selebritas atau tamu undangan yang tidak berkepentingan—ikut memegang piala tersebut.
Disisilain fakta menarik banyak yang mengira negara pemenang akan menyimpan trofi emas 18 karat tersebut di lemari piala mereka selamanya. Namun kenyataannya, trofi asli tidak pernah menetap lama di negara juara. Setelah pesta perayaan di lapangan berakhir dan foto-foto diambil, trofi asli segera diambil kembali oleh petugas fifa untuk diterbangkan ke markas besar mereka di zurich, swiss.
dan sebagai gantinya, negara pemenang diberikan "fifa world cup winners' trophy", sebuah replika yang terbuat dari perunggu berlapis emas. Replika inilah yang nantinya dipajang di museum nasional atau dibawa saat parade kemenangan di negara asal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....