Operasi Lilin 2025 Digelar Polres Boven Digoel

  • 19 Des 2025 21:49 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN, Boven Digoel: Kepolisian Boven Digoel menggelar rangkaian kegiatan apel pasukan terpusat dalam rangka pengamanan operasi lilin 2025. Kegiatan Apel Pasukan di pimpin langsung Kapolres Boven Digoel di dampingi Bupati Boven Digoel Roni Omba.

Kapolres dalam amanahnya lebih menekankan pentingnya sinergitas dari semua pihak dalam menjaga suasana Natal 25 Desember 2025 dan menyambut tahun baru di 1 Januari 2026 dengan penuh kedamaian.

" Saya mengajak kepada kita semua bersama - sama bangun sinergitas yang baik sehingga terbangun suatu kekompakan dalam menciptakan Kamtibmas yang aman di Boven Digoel, selain itu peran masyarakat untuk memerangi masalah miras, ganja harus di terdepan sehingga akan terciptanya keharmonisan dan ketenangan menyambut pesta natal dan tahun baru,"kata Kapolres.

Sementara itu Bupati Boven Digoel, Roni Omba lebih menekankan pada saat operasi, lebih pada pendekatan kekeluargaan, namun jika pendekatan ini tidak di indahkan, masyarakat yang mengganggu keamanan dan ketentraman masyarakat lainnya yang akan menyambut hari natal maupun tahun baru, pihak kepolisian harus tegas mengeluarkan sangsi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.

" Saya berharap suasana Natal dan menyongsong tahun yang baru di 1 Januari 2026, dalam suasana yang damai, pihak keamanan saat melaksanakan operasi lebih di kedepankan pendekatan yang humanis, namun jika pendekatan yang di lakukan pihak keamanan tidak di hargai maka saya minta pihak keamanan harus memberikan tindakan tegas berupa sangsi hukum, sehingga ada efek jera,"ujar Bupati, Jum'at ( 19/12/2025 ).

Bupati mengajak kepada seluruh ketua paguyuban, dari berbagai wilayah maupun suku yang berada di atas wilayah Boven Digoel, dan lebih khusus di kota Tanah Merah, wajib ketua maupun kepala sukunya mengontrol masyarakat maupun anak muda mereka yang melakukan tindakan kriminal di wilayah kota Tanah Merah. Penegasan ini agar kepala suku maupun ketua paguyuban harus bertanggung jawab dengan masyarakatnya.

" Saya minta tokoh masyarakat, agama, pemuda, perempuan, dan lebih khusus kepala suku, atau ketua paguyuban wajib kontrol masyarakatnya, sehingga tidak membuat keributan di wilayah Tanah Merah, berikan kenyamanan sebaik mungkin bagi masyarakat yang hendak merayakan kelahiran sang juru selamat dunia, dengan hati yang penuh suka cita dan kedamaian," tutup Bupati.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....