Mengapa Orang Inggris Memiliki Kebiasaan Tradisi Tea Time

  • 17 Apr 2025 21:33 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN,Boven Digoel: Tradisi tea time telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Inggris selama berabad-abad. Banyak yang mungkin mengira bahwa kebiasaan ini hanya sekadar cara orang Inggris untuk menikmati teh, namun sebenarnya ada sejarah dan makna sosial yang lebih dalam di balik tradisi tersebut. Dari asal-usul yang sederhana hingga menjadi simbol kemewahan dan kebersamaan, berikut adalah alasan mengapa orang Inggris begitu melekat dengan kebiasaan ini.

Tradisi tea time atau yang dikenal dengan sebutan afternoon tea, dikutip dari kumparan.co pertama kali muncul pada abad ke-19. Kebiasaan ini dimulai pada tahun 1840-an, ketika Anna, Duchess of Bedford ke-7, merasa lapar pada sore hari sekitar pukul 4 sore, sementara makan malam baru akan disajikan pada pukul 8 malam. Untuk mengatasi rasa laparnya, ia mulai meminum teh dengan mentega, roti, dan kue ringan. Kebiasaan ini ternyata menjadi ritual yang diikuti oleh teman-temannya dan lambat laun berkembang menjadi tradisi yang dikenal luas di Inggris.

Pada awalnya, teh adalah barang mewah yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan. Selama abad ke-19, teh disimpan dalam wadah khusus yang terkunci, dan para bangsawan memanfaatkan tea time sebagai cara untuk bersosialisasi sekaligus memamerkan peralatan teh yang mahal. Teko perak dan cangkir porselen menjadi simbol status sosial yang mengidentifikasi pemiliknya.

Seiring perkembangan zaman, tea time tidak hanya terbatas pada kalangan bangsawan. Pada abad ke-20, tradisi ini mulai dinikmati oleh masyarakat umum. Kini, afternoon tea bisa ditemukan di berbagai hotel, kafe, dan rumah teh di seluruh Inggris, menyediakan pengalaman menikmati teh yang menyenangkan, lengkap dengan scone, selai, krim, dan finger sandwiches.

Lebih dari sekadar minum teh, tea time menjadi momen penting untuk berkumpul bersama teman-teman, keluarga, atau kolega. Tradisi ini telah berkembang menjadi acara sosial yang tidak hanya mempererat hubungan pribadi, tetapi juga menawarkan waktu untuk beristirahat sejenak dari rutinitas yang padat. Di tengah kesibukan, afternoon tea memberikan jeda yang menyegarkan dan menenangkan.

Salah satu alasan mengapa orang Inggris terus mempertahankan tradisi tea time adalah nilai kebersamaan yang terkandung di dalamnya. Teh bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga simbol dari kehangatan dan kenyamanan. Keindahan dalam menyajikan teh dengan peralatan yang elegan menambah keistimewaan momen ini, menciptakan pengalaman yang lebih bermakna.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....