Minyak Telon dan Bedak Bayi Bahaya Untuk Bayi?
- 21 Jul 2024 14:33 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel : Minyak telon dan bedak telah lama menjadi produk wajib untuk bayi di Indonesia. Dipercaya mampu menghangatkan tubuh, meredakan perut kembung, dan mencegah ruam, produk ini selalu dioleskan pada bayi, terutama setelah mandi.
Namun, tahukah Anda bahwa penggunaan minyak telon dan bedak pada bayi tidak lagi direkomendasikan oleh para ahli kesehatan?
dilansir dari berbagai sumber, berikut beberapa alasannya:
Bahaya Minyak Telon:
- Iritasi Kulit: Minyak telon mengandung campuran berbagai minyak, seperti minyak kayu putih, minyak lavender, dan minyak adas. Bagi bayi dengan kulit sensitif, campuran ini dapat menyebabkan iritasi, alergi, dan ruam.
- Gangguan Pernapasan: Minyak kayu putih yang terkandung dalam minyak telon dapat menimbulkan sensasi hangat dengan cara memperlebar pembuluh darah tepi. Saat dihirup, uap minyak ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan, seperti batuk dan sesak napas, terutama pada bayi dengan kondisi pernapasan tertentu.
- Risiko Kanker: Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kandungan kamper dalam minyak telon berpotensi meningkatkan risiko kanker pada bayi.
Bahaya Bedak:
- Gangguan Pernapasan: Bedak bayi, terutama yang berbahan dasar talc, dapat terhirup oleh bayi saat diaplikasikan. Partikel bedak ini dapat mengendap di paru-paru dan menyebabkan masalah pernapasan serius, seperti pneumonia dan bronkitis.
- Iritasi Kulit: Bedak, sama seperti minyak telon, dapat mengiritasi kulit bayi yang sensitif.
- Risiko Kanker: Penggunaan bedak pada area genital bayi perempuan dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker ovarium di kemudian hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....