Beberapa Alasan yang Membuat Orang lebih Mudah Berkeringat

  • 09 Jul 2024 17:21 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN, Boven Digoel: Tubuh anda yang berkeringat adalah reaksi tubuh terhadap berbagai hal, bukan hanya karena suhu ruangan atau aktivitas fisik saja, namun ada beberapa faktor yang harus anda perhatikan.

Berikut beberapa faktor yang membuat tubuh Anda berkeringat yang kami kutip dari hallosehat.com:

1. Jenis kelamin

Laki-laki cenderung lebih mudah berkeringat daripada perempuan. Padahal, perempuan punya kelenjar keringat yang lebih banyak dari laki-laki. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Strength & Conditioning Research membuktikan bahwa pria dan wanita yang minum sama banyak dan berolahraga sama keras ternyata memproduksi keringat dalam jumlah berbeda. Rata-rata keringat yang diproduksi wanita adalah 0,57 liter per jam sementara rata-rata keringat pria tercatat sejumlah 1,12 liter per jam.

Ternyata meskipun wanita memiliki lebih banyak kelenjar keringat, pria justru memproduksi keringat lebih banyak. Studi yang dilakukan oleh Polish Academy of Sciences di Polandia berhasil menemukan jawabannya. Meskipun wanita tidak banyak mengeluarkan keringat, tubuh wanita lebih mampu menjaga suhu normal tubuh. Keringat diproduksi untuk mendinginkan badan ketika suhu tubuh terlalu panas. Sementara itu, pada wanita keringat yang diproduksi jauh lebih efektif untuk mengembalikan suhu tubuh normal. Inilah mengapa wanita tak perlu berkeringat sebanyak pria saat suhu tubuh meningkat.

2. Berat badan

Orang yang kelebihan berat badan atau mengalami obesitas cenderung lebih mudah berkeringat. Ini karena saat beraktivitas, orang dengan berat badan berlebih membutuhkan lebih banyak energi. Energi yang dihasilkan oleh proses metabolisme tubuh pun jadi lebih besar. Akibat proses metabolisme tersebut, suhu inti tubuh pun akan meningkat. Untuk mendinginkannya, kulit akan kemudian mengeluarkan keringat.

Penjelasan ini juga mendukung faktor sebelumnya, yaitu jenis kelamin. Laki-laki cenderung memiliki tubuh yang lebih besar, dengan berat badan dan massa otot yang lebih besar pula. Maka, tak heran jika laki-laki lebih banyak berkeringat daripada perempuan.

3. Pola makan

Terkadang, pola makan Anda memengaruhi seberapa banyak keringat yang dikeluarkan tubuh. Orang yang setiap hari rutin minum beberapa cangkir kopi akan lebih mudah berkeringat. Karena bersifat diuretik, kopi bisa memicu sistem sekresi Anda, baik melalui air seni atau keringat. Minuman beralkohol bersifat diuretik pula dan bisa meningkatkan produksi keringat Anda.

Anda juga mungkin sudah sering keringatan karena makan makanan pedas. Ya, makanan pedas bisa meningkatkan suhu tubuh Anda sehingga keringat pun jadi lebih cepat diproduksi. Ini karena makanan pedas yang mengandung cabai kaya akan senyawa capsaicin. Senyawa inilah yang bertanggung jawab untuk mengirimkan sinyal pada otak bahwa Anda sedang berada di tempat yang sangat panas.

4. Kondisi psikologis

Jika Anda banyak berkeringat tanpa ada alasan yang jelas, bisa jadi Anda sedang dilanda stres, kecemasan, atau rasa gugup. Mudah berkeringat memang bisa jadi tanda kondisi psikologis tertentu. Perhatikan jika keringat keluar paling banyak dari ketiak, telapak tangan, dan telapak kaki Anda. Selain itu, keringat yang disebabkan oleh emosi atau kondisi psikologis tertentu juga biasanya berbau lebih menyengat.

5. Hiperhidrosis

Hiperhidrosis adalah kondisi medis yang ditandai dengan berkeringat secara berlebihan, bahkan bisa sampai mengganggu fungsi normal sehari-hari. Misalnya jadi sulit untuk mengemudikan setir saat berkendara atau tidak nyaman saat mengetik di papan ketik (keyboard). Kondisi ini dipicu oleh berbagai hal, mulai dari siklus menstruasi atau menopause, kehamilan, infeksi, hingga penyakit seperti hipertiroidatau hipoglikemia. Hiperdrosis bisa dialami oleh siapa pun, mulai dari anak-anak sampai orang lanjut usia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....