Pelatihan Kusta dan Frambusia Sasar Tenaga Kesehatan di Boven Digoel
- 22 Agt 2026 20:54 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel — Upaya memperkuat penanganan penyakit kusta dan frambusia di Kabupaten Boven Digoel dilakukan, melalui pelatihan bagi tenaga kesehatan yang digelar di Hotel Honai Tanah Merah.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinas Kesehatan meningkatkan kemampuan petugas dalam menemukan dan menangani kasus sejak dini. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Boven Digoel, Taufik Imansyah Saifat, mengatakan pelatihan melibatkan tenaga kesehatan dari dua rumah sakit, 20 puskesmas dan sejumlah klinik swasta.
Peserta berasal dari berbagai profesi, mulai dari dokter, perawat, bidan hingga pengelola program kesehatan.
“Termasuk di dalamnya swasta, klinik swasta, dua rumah sakit, 20 puskesmas dan beberapa klinik swasta yang dilibatkan,” kata Taufik, Kamis 20 Agustus 2026.
Pelatihan berlangsung selama lima hari. Dinkes menghadirkan narasumber yang telah mengikuti Training of Trainers (TOT) serta memiliki kompetensi di bidang kusta dan frambusia. Taufik menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai standar pelatihan kesehatan yang berlaku.
Sistem pelatihan juga telah terdaftar sehingga peserta mendapatkan sertifikat dan Satuan Kredit Profesi (SKP) yang terakreditasi.
“Semua, baik sistem maupun online, terdaftar sehingga memiliki kualifikasi yang dibuktikan dengan sertifikat dan SKP yang terakreditasi oleh lembaga diklat,” ucapnya.
Melalui pelatihan ini, Dinkes berharap tenaga kesehatan semakin mampu melakukan deteksi dini, pemeriksaan dan penanganan kusta maupun frambusia. Kemampuan tersebut dinilai penting, untuk memperkuat pencegahan penularan dan mempercepat penemuan kasus di lapangan.
Menurut Taufik, peningkatan kapasitas petugas juga diarahkan untuk mengubah pola penemuan kasus kusta yang selama ini lebih banyak bersifat pasif. Dengan kemampuan yang lebih baik, tenaga kesehatan diharapkan dapat melakukan penemuan kasus secara aktif melalui pelayanan dan pemantauan langsung di tengah masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....