Dinkes Boven Digoel: Belum Ada Vaksin Kusta, Deteksi Dini Jadi Kunci Pencegahan
- 22 Agt 2026 20:51 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel — Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel menekankan pentingnya deteksi dini, sebagai salah satu upaya utama mencegah kecacatan akibat penyakit kusta. Penakanan itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Boven Digoel, Taufik Imansyah Saifat.
Ia mengatakan, hingga saat ini pencegahan kusta lebih diarahkan pada penemuan kasus sedini mungkin dan pengobatan secara tepat dan tuntas.
“Untuk vaksin sementara ini belum bisa saya bilang ada. Penelitian masih berkembang,” ujar Taufik di Hotel Honai Tanah Merah, kamis 20 Agustus 2026.
Karena itu, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gejala awal kusta. Ini khususnya jika menemukan kelainan atau bercak pada kulit.
Menurut Taufik, pemeriksaan dini dapat membantu mencegah penyakit berkembang hingga menyebabkan kecacatan. Ia juga menjelaskan, keluarga pasien kusta yang tinggal serumah menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian.
Dinkes memiliki program pengobatan profilaksis atau pencegahan bagi kontak serumah pasien. Langkah tersebut ditujukan untuk menekan potensi penularan di lingkungan keluarga.
“Tujuannya adalah membuat mata rantai penularan menjadi semakin kecil,” ujarnya.
Taufik menambahkan, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam pengendalian kusta. Masyarakat diharapkan bersedia menerima pemeriksaan yang dilakukan petugas kesehatan, termasuk ketika petugas melakukan kunjungan secara aktif dari rumah ke rumah.
Dengan penemuan kasus lebih awal, pengobatan dapat segera diberikan sehingga risiko kecacatan maupun penularan dapat diminimalkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....