Dinkes Boven Digoel Tingkatkan Kapasitas Nakes Deteksi Dini Kusta dan Frambusia
- 22 Agt 2026 08:01 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel — Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit kusta dan frambusia. Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan yang digelar di Hotel Honai, Tanah Merah, selama lima hari.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Boven Digoel, Taufik Imansyah Saifat. Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengembangan sumber daya manusia di bidang kesehatan.
“Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas sumber daya dalam salah satu program di bidang kesehatan, yaitu program kusta dan frambusia,” ujar Taufik, Kamis 20 Agustus 2026.
Pelatihan itu diikuti tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Boven Digoel. Peserta terdiri dari dokter, perawat, bidan hingga pengelola program kesehatan.
Menurut Taufik, peningkatan kapasitas tenaga kesehatan penting, karena pola penemuan kasus kusta selama ini masih cenderung pasif. Artinya, kasus baru diketahui ketika pasien telah mengalami kondisi yang lebih berat, termasuk kecacatan.
Ke depan, Dinkes Boven Digoel mendorong pola penemuan kasus secara aktif melalui kegiatan skrining di tengah masyarakat.
“Yang harus diubah adalah aktivitas kegiatannya harus lebih aktif. Tujuannya mencari dan melakukan skrining terhadap bercak yang ada di masyarakat,” katanya.
Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat penemuan dan pengobatan, sehingga risiko kecacatan akibat kusta dapat ditekan. Taufik menambahkan, pelatihan berlangsung selama lima hari dan menghadirkan narasumber yang telah memiliki kualifikasi Training of Trainers (TOT).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....