Dinkes Boven Digoel Gelar Sidak Obat dan Makanan, Pastikan Keselamatan Masyarakat

  • 23 Jul 2026 17:00 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel – Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel bersama sejumlah instansi terkait, melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) terhadap peredaran obat dan makanan di sejumlah toko, kios, dan tempat usaha. Kegiatan ini dilakukan, sebagai upaya pemerintah daerah dalam menjamin keamanan pangan dan melindungi kesehatan masyarakat.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel, Murniati, mengatakan sidak tersebut merupakan bentuk pengawasan terhadap produk yang beredar. Agar masyarakat terhindar dari makanan maupun obat-obatan yang tidak memenuhi standar keamanan.

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap produk yang dikonsumsi masyarakat aman dan layak edar. Karena semua itu berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

"Kegiatan ini bertujuan agar pemerintah daerah dapat menjamin keamanan pangan, termasuk makanan dan obat-obatan yang dikonsumsi masyarakat," ujar Murniati saat memberikan arahan sebelum tim melakukan sidak, Rabu 22 Juli 2026.

Ia menjelaskan, pelaksanaan sidak melibatkan lintas sektor agar pengawasan berjalan lebih efektif. Tim terdiri dari Dinas Kesehatan, Kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dimana Sekda juga ikut turun di lapangan.

Murniati menambahkan, tim melakukan pemeriksaan di berbagai tempat usaha seperti toko dan kios yang menjual makanan maupun obat-obatan. Selain memeriksa izin usaha, tim juga akan memastikan produk yang dipasarkan masih layak dikonsumsi dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa kegiatan serupa terakhir kali dilaksanakan pada tahun 2022. Sejak saat itu, sidak belum dapat dilaksanakan secara rutin karena keterbatasan anggaran, termasuk dampak kebijakan efisiensi belanja.

"Seharusnya sidak seperti ini dilaksanakan minimal dua kali dalam setahun. Namun karena keterbatasan anggaran, pelaksanaannya belum bisa dilakukan secara maksimal. Syukurlah tahun ini kegiatan tersebut kembali dapat dilaksanakan," katanya.

Murniati berharap melalui kegiatan ini, pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan di Boven Digoel dapat semakin optimal sehingga masyarakat memperoleh perlindungan dari produk yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Sebelum melepas tim, ia juga mengingatkan seluruh petugas agar menjalankan tugas dengan baik, menjaga kesehatan selama pelaksanaan sidak, serta terus berkoordinasi di lapangan mengingat sejumlah lokasi akan menjadi sasaran pemeriksaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....