Alasan Banyak Orang Sulit Lepas dari Minuman Manis

  • 13 Mei 2026 18:37 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Minuman manis menjadi salah satu jenis minuman yang paling digemari masyarakat. Mulai dari teh manis, kopi susu, minuman bersoda, hingga minuman kekinian dengan berbagai topping selalu memiliki tempat tersendiri di hati penikmatnya. Rasanya yang nikmat dan mampu memberikan sensasi segar membuat banyak orang sulit berhenti mengonsumsinya setiap hari.

Menurut dr. Nadia Octavia, tubuh manusia memang cenderung menyukai rasa manis karena gula dapat memicu pelepasan hormon dopamin di otak. Hormon ini berkaitan dengan rasa senang dan puas sehingga seseorang merasa lebih nyaman setelah mengonsumsi minuman manis. Efek tersebut membuat tubuh ingin terus mengulang sensasi yang sama, sehingga kebiasaan minum manis perlahan menjadi sulit dilepaskan.

Hal serupa juga dijelaskan oleh dr. Kevin Adrian yang menyebut bahwa gula mampu memberikan tambahan energi secara cepat. Setelah mengonsumsi minuman manis, kadar gula darah meningkat sehingga tubuh terasa lebih segar dan bersemangat. Namun, efek itu biasanya hanya berlangsung sementara. Ketika kadar gula kembali turun, tubuh akan merasa lemas dan kembali menginginkan asupan manis. Siklus inilah yang sering membuat seseorang terus mencari minuman manis sepanjang hari.

Selain faktor tubuh, kebiasaan sejak kecil juga menjadi penyebab utama. Banyak orang sudah terbiasa mengonsumsi teh manis, susu berperisa, atau makanan tinggi gula sejak usia dini. Akibatnya, lidah menjadi akrab dengan rasa manis dan menganggapnya sebagai rasa yang paling nyaman. Semakin sering dikonsumsi, semakin kuat pula kebiasaan tersebut terbentuk.

Menurut ahli gizi, faktor emosional juga ikut memengaruhi kebiasaan mengonsumsi minuman manis. Saat seseorang merasa stres, lelah, atau sedih, minuman manis sering dijadikan pilihan untuk memperbaiki suasana hati. Kandungan gula yang memicu rasa nyaman membuat banyak orang menjadikan minuman manis sebagai bentuk hiburan sederhana di tengah aktivitas sehari-hari.

Tren minuman modern juga memperbesar kebiasaan tersebut. Saat ini berbagai jenis minuman manis mudah ditemukan di mana saja dengan tampilan menarik dan rasa yang beragam. Kehadiran kopi susu, boba, minuman cokelat, hingga soda dengan aneka varian membuat masyarakat semakin sering tergoda untuk membeli. Media sosial juga turut mendorong popularitas minuman manis karena tampilannya dianggap menarik dan kekinian.

Meski terasa menyenangkan, konsumsi minuman manis berlebihan dapat membawa dampak buruk bagi kesehatan. dr. Sepriani Timurtini Limbong menjelaskan bahwa terlalu banyak gula dapat meningkatkan risiko obesitas, diabetes tipe 2, hingga gangguan kesehatan jantung. Selain itu, kebiasaan minum manis juga dapat memengaruhi kesehatan gigi dan membuat tubuh lebih mudah lelah jika tidak diimbangi pola hidup sehat.

Karena itu, konsumsi minuman manis sebaiknya mulai dibatasi secara perlahan. Mengurangi kadar gula, memperbanyak air putih, dan memilih minuman alami tanpa pemanis tambahan bisa menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan. Menikmati minuman manis memang tidak dilarang, tetapi keseimbangan tetap menjadi kunci agar tubuh tetap sehat dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....