Nakes Empat Puskesmas Boven Digoel Diungsikan, Layanan Dipusatkan di Tanah Merah

  • 10 Mar 2026 09:33 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Dinas Kesehatan Kabupaten Boven Digoel, mengungsikan tenaga kesehatan dari empat puskesmas di wilayah pedalaman. Langkah ini diambil menyusul insiden penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata terhadap pilot di wilayah Danowage, Distrik Yaniruma.

Kepala Dinas Kesehatan Boven Digoel, Sinthia Mahuze, menyampaikan laporan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan. Ia menjelaskan bahwa tenaga kesehatan yang ditarik dari distrik tetap melanjutkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Menurutnya, para tenaga kesehatan tersebut sementara ditempatkan di Puskesmas Tanah Merah. Penempatan ini dilakukan karena banyak masyarakat dari empat distrik tersebut juga berada di kota kabupaten.

Selain bertugas di puskesmas, beberapa tenaga kesehatan juga melakukan kunjungan langsung ke masyarakat. Mereka mendatangi basis-basis warga dari distrik yang kini berada di sekitar Kota Tanah Merah.

Sinthia menegaskan bahwa meski terjadi penarikan tenaga kesehatan dari distrik, pelayanan kesehatan tidak dihentikan. Dinas Kesehatan memastikan masyarakat tetap mendapatkan layanan medis.

“Kami tarik sementara teman-teman nakes ke kabupaten, tetapi pelayanan tetap berjalan. Mereka kami tempatkan di Puskesmas Tanah Merah dan membantu pelayanan setiap hari,” ujar Sinthia saat pertemuan dengan Gubernur Papua Selatan di caffe Hello Guys Tanah Merah, Minggu 8 Maret 2026.

Ia juga menyampaikan, tenaga kesehatan turut melakukan kunjungan pasien bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah kabupaten. Upaya ini dilakukan agar warga tetap mendapatkan akses pelayanan kesehatan.

Adapun tenaga kesehatan yang diungsikan berasal dari empat puskesmas, yakni Puskesmas Yaniruma, Kombai, Firiwage, dan Manggelum. Pemerintah daerah terus memantau situasi keamanan sebelum memutuskan langkah selanjutnya bagi pelayanan kesehatan di distrik tersebut.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....