Obat Kedaluwarsa Senilai Rp637,6 Juta Dimusnahkan RSUD Boven Digoel

  • 07 Mar 2026 16:40 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,BOVEN DIGOEL – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Boven Digoel melakukan pemusnahan obat-obatan kedaluwarsa dengan total nilai mencapai Rp637.616.965. Pemusnahan dilakukan di ruang insinerator rumah sakit sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pasien serta mencegah penyalahgunaan obat.

Obat-obatan yang dimusnahkan merupakan stok yang telah melewati masa kedaluwarsa sejak tahun 2025 maupun dari tahun-tahun sebelumnya. Seluruh obat tersebut terlebih dahulu didata dan diverifikasi sebelum dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Pemusnahan obat kedaluwarsa dilakukan untuk melindungi masyarakat dari potensi bahaya penggunaan obat yang sudah tidak layak konsumsi. Selain itu, langkah ini juga bertujuan mencegah kemungkinan penyalahgunaan obat serta menghindari dampak pencemaran lingkungan akibat limbah farmasi.

Direktur RSUD Boven Digoel, dr. Novita Mariolen Tandi, Sp.OG, menjelaskan bahwa pemusnahan obat kedaluwarsa merupakan kegiatan rutin yang harus dilakukan oleh setiap fasilitas pelayanan kesehatan.

“Obat yang kedaluwarsa bukan hal baru untuk dimusnahkan. Proses ini memang rutin dilakukan oleh rumah sakit dan dilaksanakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses pemusnahan dilakukan menggunakan insinerator milik rumah sakit. Namun, kapasitas alat tersebut terbatas.

“Insinerator rumah sakit hanya mampu menampung sekitar 20 kilogram dalam sekali pembakaran. Karena itu, tim Kesehatan Lingkungan (Kesling) bersama petugas Infection Prevention Control Nurse (IPCN) akan melakukan pemusnahan secara bertahap,” jelasnya.

Menurutnya, dalam proses pembakaran kemungkinan masih terdapat residu yang tidak hancur sepenuhnya. Meski demikian, pihak rumah sakit tetap memastikan seluruh tahapan pemusnahan dilakukan sesuai standar pengelolaan limbah medis agar tidak menimbulkan risiko bagi lingkungan maupun masyarakat.

RSUD Boven Digoel menegaskan komitmennya untuk terus menjaga mutu pelayanan kesehatan, termasuk melalui pengelolaan obat dan limbah medis secara aman serta sesuai ketentuan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....