Dampak Kurang Vitamin B terhadap Energi Tubuh

  • 24 Feb 2026 07:40 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID, Boven Digoel - Vitamin B merupakan kelompok vitamin yang berperan penting dalam menjaga metabolisme dan produksi energi tubuh. Vitamin ini tidak hanya satu jenis, tetapi terdiri dari beberapa tipe seperti Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B3, Vitamin B6, dan Vitamin B12. Masing-masing memiliki fungsi khusus, namun secara umum berperan dalam membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi.

Salah satu dampak utama kekurangan vitamin B adalah tubuh mudah lelah. Vitamin B membantu proses metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi. Jika asupannya kurang, proses ini tidak berjalan optimal sehingga tubuh terasa lemas, kurang bertenaga, dan sulit berkonsentrasi. Rasa lelah yang muncul biasanya tidak hilang meskipun sudah cukup istirahat.

Kekurangan Vitamin B1 (tiamin) dapat mengganggu fungsi saraf dan otot. Tubuh bisa terasa lemah, mudah lelah, bahkan pada kondisi berat dapat memengaruhi sistem saraf. Sementara itu, kekurangan Vitamin B2 dan B3 dapat menyebabkan gangguan metabolisme energi serta masalah pada kulit dan pencernaan.

Vitamin B6 berperan dalam pembentukan neurotransmiter yang memengaruhi suasana hati dan kualitas tidur. Jika tubuh kekurangan vitamin ini, seseorang bisa merasa cepat lelah, mudah marah, bahkan mengalami gangguan tidur. Kurang tidur tentu akan memperburuk kondisi energi tubuh secara keseluruhan.

Salah satu yang paling sering dibahas adalah kekurangan Vitamin B12. Vitamin ini berperan penting dalam pembentukan sel darah merah. Jika tubuh kekurangan B12, produksi sel darah merah dapat menurun dan menyebabkan anemia. Anemia membuat oksigen yang diedarkan ke seluruh tubuh berkurang, sehingga tubuh terasa sangat lelah, pusing, sesak napas ringan, dan sulit fokus.

Selain kelelahan, kekurangan vitamin B juga bisa menimbulkan gejala lain seperti kesemutan pada tangan dan kaki, kulit pucat, sariawan, hingga gangguan memori ringan. Pada jangka panjang, defisiensi yang tidak ditangani dapat berdampak lebih serius pada sistem saraf.

Kelompok yang berisiko mengalami kekurangan vitamin B antara lain lansia, vegetarian atau vegan (terutama untuk B12), ibu hamil, serta orang dengan gangguan penyerapan nutrisi. Pola makan yang tidak seimbang juga menjadi faktor utama kurangnya asupan vitamin B.

Sumber vitamin B dapat ditemukan dalam berbagai makanan seperti daging, ikan, telur, susu, kacang-kacangan, biji-bijian, dan sayuran hijau. Untuk Vitamin B12, sumber utamanya berasal dari produk hewani sehingga penting bagi vegetarian untuk mempertimbangkan suplemen sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Secara keseluruhan, vitamin B memegang peranan besar dalam menjaga stamina dan vitalitas. Kekurangan vitamin B dapat membuat tubuh cepat lelah, kurang fokus, dan menurunkan produktivitas. Oleh karena itu, menjaga pola makan seimbang dan memastikan asupan vitamin B tercukupi menjadi langkah penting untuk mempertahankan energi tubuh setiap hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....