Manfaat Garam Bagi Tubuh
- 11 Mei 2025 13:37 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Garam adalah senyawa mineral alami yang terdiri dari dua unsur utama, yaitu natrium (Na) dan klorida (Cl). Dalam kehidupan sehari-hari, garam paling dikenal sebagai penyedap rasa makanan, namun manfaat dan peranannya jauh lebih luas dari sekadar itu.
Garam hadir dalam berbagai bentuk, seperti garam dapur, garam laut, garam himalaya, dan garam kosher. Meskipun berbeda dalam warna, tekstur, dan kandungan mineral tambahan, semua jenis garam memiliki fungsi dasar yang sama, yaitu sebagai sumber natrium—elektrolit penting bagi tubuh.
Namun, garam juga memiliki sisi risiko. Jika dikonsumsi berlebihan, terutama dari makanan olahan, garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan gangguan ginjal. Oleh karena itu, organisasi kesehatan dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi maksimal sekitar 5 gram garam per hari (sekitar 1 sendok teh).
Berikut beberapa manfaat garam bagi tubuh yang di kutip dari berbagai sumber:
Manfaat Garam bagi Tubuh
1. Menjaga Keseimbangan Elektrolit dan Cairan
Garam mengandung natrium, unsur penting untuk mengatur jumlah cairan dalam dan sekitar sel tubuh. Ini menjaga keseimbangan cairan tubuh agar organ bekerja optimal, terutama ginjal dan jantung.
2. Mendukung Fungsi Saraf dan Otot
Natrium dalam garam berperan penting dalam transmisi impuls listrik pada saraf dan kontraksi otot. Kekurangan natrium bisa menyebabkan kram otot, lemas, bahkan kejang.
3. Mengatur Tekanan Darah
Dalam jumlah yang tepat, natrium membantu menjaga tekanan darah tetap stabil. Namun, kelebihan asupan bisa menyebabkan hipertensi, sehingga penting menjaga konsumsi dalam batas aman (maksimal 2.000 mg natrium/hari menurut WHO).
4. Membantu Penyerapan Nutrisi
Garam mendukung proses pencernaan dengan merangsang produksi asam lambung (HCl) yang membantu penyerapan zat gizi seperti zat besi dan vitamin B12.
5. Mencegah Dehidrasi
Saat tubuh kehilangan cairan (misalnya karena diare atau berkeringat), garam membantu mengembalikan elektrolit yang hilang. Inilah sebabnya oralit (larutan rehidrasi) mengandung garam dan gula.
6. Menjaga Fungsi Sel
Natrium klorida dibutuhkan untuk menjaga tekanan osmotik sel, yaitu tekanan yang menjaga kestabilan bentuk dan fungsi sel.
7. Mencegah Gangguan Tiroid dan Cacat Otak Janin
Garam beryodium sangat penting untuk mencegah gondok, kretinisme, dan gangguan pertumbuhan otak pada janin dan anak-anak. Itulah sebabnya garam konsumsi di Indonesia diwajibkan mengandung yodium.
Manfaat garam hanya dirasakan bila dikonsumsi dalam jumlah wajar. Kelebihan garam bisa menyebabkan tekanan darah tinggi, stroke, dan gangguan ginjal.
Sebaiknya hindari garam tersembunyi dalam makanan olahan (keripik, mi instan, saus, dll) dan selalu cek label kandungan natriumnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....