Mengenal Sejarah Terbentuknya Misdinar Atau Putra Putri Altar
- 14 Jul 2024 09:00 WIB
- Bovendigoel
KBRN,Boven Digoel: Misdinar berasal dari bahasa Belanda ‘’misdienaar’’ yang berarti asisten misa. Mereka adalah orang yang membantu Imam saat mengadakan perayaan Ekaristi.
Dilansir dari berbagai sumber, awal mula adanya Putra Putri Altar ( PPA ) atau Misdinar dalam gereja Katolik ‘’ berawal dari kisah seorang martir bernama Santo Tarsisius. salah seorang pelayan altar atau misdinar pertama yang hidup di abad ke - 3 pada zaman pemerintahan kaisar valerianus di Roma Itali. Masa dimana bagi umat Kristen yang percaya kepada kristus atau siapapun yang berani mengakui kristus, akan dianiaya dan disiksa serta di berikan hukuman berat oleh pemerintahan kaisar valerianus di Roma.
Dari peristiwa tersebut membuat sebagian orang Kristen yang percaya kepada kristus, bersama dengan seorang imam melakukan misa secara sembunyi - sembunyi disalah satu tempat bernama katakomba. Dalam sebuah ruangan atau jalan di bawa tanah biasa di gunakan untuk keperluan religious.
Pada masa itu, santo Tarsisius berusia 10 tahun bersama dengan ibunya selalu mengikuti misa pagi, dan Tarsisius ditunjuk oleh imam untuk membawa tubuh kristus secara diam-diam kepada orang -orang di penjara. Selama perjalanan, Tarsisius bertemu dengan sekelompok anak sebayanya, mereka berebut untuk melihat apa yang dibawanya sehingga terjadilah pertengkaran hebat membuat tarsisius pingsan dan meninggal. Sejak saat itu nama santo Tarsisius dijadikan sebagai seorang martir, yang diperingati setiap tanggal 15 Agustus, dikenal sebagai pelindung putra altar dan penerima komuni pertama.
Pada awal mulanya, misdinar hanyalah anak laki-laki, sehingga disebut putra altar. Namun seiring berjalannya waktu, anak perempuan pun akhirnya diperbolehkan menjadi putri altar, yang kemudian istilah yang digunakan adalah misdinar atau putra dan putri altar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....