7 Fakta Unik Kartini
- 20 Apr 2025 06:54 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: setiap tanggal 21 April di Indonesia merayakan Hari Kartini, untuk mengenang jasa Raden Ajeng Kartini, seorang pahlawan nasional yang dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan Indonesia.
Dari sejumlah kisah perjuangan dari Raden Ajeng Kartini beberapa hal yang mungkin jarang diketahui diantaranya:
1. Nama Lengkapnya Panjang
Nama aslinya adalah Raden Adjeng Kartini Djojo Adhiningrat. "Raden Adjeng" adalah gelar bangsawan Jawa, dan setelah menikah ia dikenal sebagai Raden Ayu Kartini.
| Baca juga: Keberadaan Radio Diera Digitalisasi |
2. Suka Membaca dan Menulis Surat
Kartini sangat gemar membaca buku, koran, dan majalah dari Belanda. Ia juga rajin menulis surat-surat berisi pemikirannya kepada teman-teman penanya di Eropa, seperti Rosa Abendanon. Dari surat-surat ini kita tahu betapa cerdas dan kritis pikirannya.
3. Ingin Sekolah Tinggi
Kartini sempat mendapat beasiswa untuk belajar di Belanda, tapi keinginannya harus kandas karena tekanan keluarga dan adat. Meski begitu, ia tetap belajar sendiri dan terus menulis.
4. Mendirikan Sekolah untuk Perempuan
Setelah menikah, Kartini mendirikan Sekolah Wanita di Jepara dan Rembang. Ini langkah nyata perjuangannya agar perempuan bisa mengenyam pendidikan.
5. Meninggal di Usia Muda
Kartini wafat pada usia 25 tahun, hanya beberapa hari setelah melahirkan anak pertamanya. Walaupun hidupnya singkat, pengaruhnya sangat besar dan terus dikenang.
6. Buku Karya Kartini Diterbitkan Setelah Wafat
Kumpulan surat-suratnya diterbitkan dalam buku berjudul "Door Duisternis tot Licht" (Habis Gelap Terbitlah Terang) oleh J.H. Abendanon pada tahun 1911, 7 tahun setelah Kartini meninggal.
7. Tokoh Feminisme Awal di Indonesia
Meski belum memakai istilah "feminisme", pemikiran Kartini sangat sejalan dengan gerakan tersebut: kebebasan, pendidikan, dan kesetaraan hak untuk perempuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....