Sejarah Singkat Hari Teater Sedunia
- 26 Mar 2025 17:32 WIB
- Bovendigoel
KBRN, Boven Digoel: Setiap tanggal 27 Maret, dunia merayakan Hari Teater Sedunia atau World Theatre Day sebagai bentuk apresiasi terhadap seni pertunjukan yang telah menjadi bagian penting dalam peradaban manusia. Di berbagai belahan dunia, peringatan ini diisi dengan berbagai pertunjukan, diskusi, dan refleksi mengenai peran teater dalam menyampaikan pesan sosial, budaya, dan kemanusiaan.
Peringatan ini pertama kali dicanangkan oleh International Theatre Institute (ITI) pada tahun 1961, dengan tujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya teater dalam kehidupan sosial dan budaya global.
International Theatre Institute (ITI) didirikan pada tahun 1948 oleh UNESCO dan komunitas teater internasional sebagai organisasi yang bertujuan mempromosikan seni pertunjukan sebagai alat untuk membangun perdamaian dan pemahaman antarbangsa.
Pada 9 Juni 1961, dalam kongres ke-9 ITI di Wina, Austria, seorang sutradara dan penulis asal Finlandia, Arvi Kivimaa, mengusulkan adanya hari khusus untuk merayakan teater. Usulan ini mendapat dukungan penuh, dan akhirnya disepakati bahwa 27 Maret bertepatan dengan pembukaan "Teater of Nations" di Paris pada tahun 1957, dijadikan sebagai Hari Teater Dunia.
Peringatan pertama Hari Teater Dunia berlangsung pada 27 Maret 1962, dengan perayaan yang melibatkan berbagai komunitas teater di seluruh dunia. Sejak saat itu, setiap tanggal 27 Maret menjadi agenda tahunan bagi insan teater untuk merayakan seni pertunjukan di berbagai negara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....