Asal Usul Nama -Nama Bulan Dalam Kalender Masehi

  • 31 Des 2024 09:13 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN,Boven Digoel: Tahun demi tahun, kita selalu merayakan pergantian waktu dengan perayaan Tahun baru yang tak lepas dari siklus kalender yang kita gunakan. Namun, pernahkah kita bertanya-tanya tentang asal-usul nama-nama bulan dalam kalender yang kita pakai setiap hari. Nama - nama bulan ini ternyata bukanlah penamaan sembarangan, melainkan hasil dari perjalanan Panjang sejarah dan tradisi yang berkaitan dengan mitologi, angka, hingga tokoh-tokoh penting yang berperan dalam sejarah.

Dikutip dari Almanac dan Your Dictionary, asal nama - nama bulan dalam penanggalan Masehi sebagian besar berasal dari kalender romawi kuno yang diperkenalkan Julius Caesar pada tahun 45 SM. Kalender ini kemudian di perbarui oleh Paus Gregory XIII pada Tahun 1582, yang menghasilkan kalender Gregorian yang kita gunakan saat ini. Berikut adalah nama-nama bulan dalam kalender masehi:

1. Januari: Nama Januari awalnya adalah Lanuarius dalam kalender Romawi. Namun, bulan tersebut kemudian dinamai Januari sesuai dengan dewa Romawi yang berwajah dua, yaitu Janus. Janus memiliki dua wajah dalam mitologi Romawi, masing-masing melambangkan bagian dari periode transisi.

2. Februari: Februari merujuk pada festival penyucian Romawi yang disebut Februalia. Kata itu berasal dari kata Latin "februa" yang berarti membersihkan. Dalam bahasa Latin, februa diucapkan sebagai feb-roo-ah. Februalia berlangsung selama 12 hari pada bulan kedua dan melibatkan upaya penebusan dan korban kepada dewa-dewa Romawi.

3. Maret: Dalam kalender Romawi, Maret adalah bulan resmi pertama dalam satu tahun. Bulan ini dinamai sesuai dengan dewa perang Romawi, Mars. Penamaan tersebut karena operasi militer dimulai setelah melelehnya salju pada musim dingin.

4. April: April dikenal dengan nama Aprilis di kalender Romawi awal. Nama April diperoleh berdasarkan kata Latin "aperio", yang berarti membuka. Ini merujuk pada mekarnya kuncup dan bunga-bunga pada April.

5. Mei: Tak berhenti di April, tema tanaman juga merembet dalam penamaan bulan ini. Mei berasal dari nama dewi bumi dan tanaman, yaitu Maia. Selain itu, dalam bahasa Yunani, Maia berarti ibu.

6. Juni: Bulan Juni dinamai sesuai dengan dewi Romawi yang bernama Juno. Juno adalah pelindung pernikahan dan kesejahteraan bagi perempuan. Selain itu, Juni juga berasal dari kata Latin “juvenus” yang berarti anak muda.

7. Juli: Penamaan bulan Juli dilakukan untuk menghormati Raja Romawi Julius Caesar setelah ia mati pada 44 SM. Pada 46 SM, Julius Caesar membuat salah satu kontribusi paling signifikan dalam sejarah. Dengan bantuan Sosigenes, ia mengembangkan kalender Julian, pendahulu dari kalender Gregorian yang kita gunakan saat ini.

8. Agustus: Selain Juli, Agustus juga untuk menghormati raja pertama Kerajaan Romawi yaitu Augustus Caesar. Augustus berasal dari kata Latin "augustus", yang berarti mulia, bangsawan, dan megah.

9. September: September dinamai karena berasal dari kata Latin “septem” yang berarti tujuh. September memang sebelumnya menjadi bulan ketujuh pada kalender Romawi Kuno

10. Oktober: Dalam kalender Romawi kuno, Oktober adalah nama bulan kedelapan dalam setahun. Namanya berasal dari kata “octo”, kata Latin untuk "delapan." Ketika Romawi beralih ke kalender 12 bulan, mereka mencoba untuk mengganti nama bulan ini dengan nama-nama kaisar Romawi yang berbeda, tetapi nama Oktober tetap melekat.

11. November: Dari kata Latin "novem," yang berarti "sembilan,". November dulunya merupakan bulan kesembilan dalam kalender Romawi Kuno.

12. Desember: Bulan terakhir dalam kalender Masehi ini berasal dari kata Latin "decem", yang berarti "sepuluh,". Dalam kalender ,Romawi Kuno Desember merupakan bulan kesepuluh.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....