Tradisi Rewang melekat dalam Berbagai Perayaan Besar Masyarakat Indonesia
- 07 Apr 2026 03:36 WIB
- Bovendigoel
Rri.co.id, Boven Digoel: Tradisi Rewang merupakan salah satu budaya gotong royong yang sangat kental dalam masyarakat Indonesia, khususnya di tanah Jawa dan wilayah transmigrasi. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa Jawa yang berarti "membantu." Rewang menjadi tradisi turun temurun masyarakat jika mengadakan suatu acara atau pesta. Rewang dengan segala penjelasan dari berbagai sudut pandang
1.Inti dari Tradisi
Rewang adalah aksi gotong royong yang dilakukan oleh tetangga, kerabat, atau teman dekat untuk membantu seseorang yang sedang mengadakan hajatan besar (seperti pernikahan, khitanan, atau syukuran). Bantuan yang diberikan bersifat sukarela, tanpa mengharapkan upah materi.
| Baca juga: Peristiwa Unik di Hari Valentine |
2. Fokus Utama: Dapur dan Persiapan
Meskipun mencakup banyak hal, Rewang paling identik dengan aktivitas di dapur umum.
- Kaum Perempuan: Biasanya bertanggung jawab memasak hidangan utama, membuat kue-kue tradisional, hingga menata sajian.
- Kaum Laki-laki: Biasanya membantu dalam hal teknis seperti mendirikan tenda (terop), menata kursi, atau menyembelih hewan ternak jika diperlukan.
3. Nilai Sosial dan Filosofi
| Baca juga: Mengenal Tarian Antoroni dari Papua |
Rewang bukan sekadar urusan masak-memasak, tetapi memiliki makna mendalam:
- Solidaritas Sosial: Mempererat tali silaturahmi antar warga desa. Di sini, masyarakat dari berbagai latar belakang berkumpul dan berinteraksi.
- Beban Ringan: Meringankan beban penyelenggara hajatan, baik secara tenaga maupun psikologis.
- Media Komunikasi: Seringkali menjadi ajang "tukar informasi" dan cerita, sehingga memperkuat rasa kekeluargaan di lingkungan tersebut.
4. Bentuk Balasan (Resiproksitas)
Meskipun tidak dibayar dengan uang, ada hukum tidak tertulis mengenai timbal balik. Jika Anda membantu dalam Rewang tetangga hari ini, maka di masa depan saat Anda mengadakan hajatan, tetangga tersebut secara moral akan merasa berkewajiban untuk datang membantu Anda.
5. Tradisi di Era Modern
Di wilayah perkotaan, tradisi ini mulai bergeser karena penggunaan jasa katering. Namun, di daerah pedesaan, Rewang tetap terjaga sebagai identitas masyarakat yang mementingkan kebersamaan di atas kepentingan individu.
Tradisi ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Indonesia memiliki sistem pendukung sosial yang sangat kuat sejak dulu.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....