Antrean Harapan di Depan Aula SMP Negeri 1 Tanah Merah
- 27 Jun 2026 13:06 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Sejak pagi, puluhan calon siswa telah memenuhi halaman depan Aula SMP Negeri 1 Tanah Merah. Dengan map berwarna hijau dan kuning berisi berkas pendaftaran di tangan, mereka berdiri menunggu pintu aula dibuka. Mereka datang dari berbagai sekolah dasar dengan harapan yang sama, diterima di sekolah pilihan untuk melanjutkan pendidikan.
Antrean panjang itu menjadi pemandangan yang berbeda. Bukan sekadar barisan calon siswa yang menunggu giliran, tetapi juga pertemuan anak-anak dari berbagai sekolah dasar yang dipersatukan oleh impian yang sama. Di sela-sela antrean, suasana perlahan mencair. Sesekali terdengar tawa kecil dari para calon siswa yang mulai saling berkenalan dan berbincang dengan teman baru. Ada pula yang berulang kali membuka map berwarna hijau dan kuning untuk memastikan seluruh dokumen pendaftaran telah lengkap. Sementara itu, beberapa orang tua memilih berdiri di bawah rindangnya pepohonan di sekitar aula. Mereka hanya sesekali menghampiri anak-anaknya untuk memberi semangat, lalu kembali mengamati dari kejauhan, membiarkan mereka menjalani proses pendaftaran dengan lebih mandiri.
Di tengah antrean, Petrus Emilio Paragaje mengaku pengalaman mengikuti Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) kali ini menjadi pelajaran baru baginya.
"Waktu masuk SD kami langsung belajar, tetapi sekarang kami harus mengantre sendiri, mengurus berkas sendiri, dan mengikuti semua tahapan pendaftaran. Orang tua hanya mendampingi. Saya senang karena belajar menjadi lebih mandiri," ujar Emilio, Jumat 26 Juni 2026
Sementara itu, calon siswa lainnya, Wiliam Yuliano Derin, mengaku sempat gugup melihat banyaknya peserta yang datang mendaftar, terlebih pada hari pertama pelaksanaan SPMB.
"Awalnya saya takut karena antreannya panjang. Tetapi setelah melihat teman-teman lain juga sabar menunggu, saya jadi lebih tenang. Semoga kami bisa diterima di SMP Negeri 1 Tanah Merah," kata Wiliam.
Bagi mereka, antrean pagi itu bukan sekadar menunggu giliran. Antrean mengajarkan arti kesabaran, disiplin, dan tanggung jawab. Dari pengalaman sederhana itu, mereka mulai belajar bahwa setiap langkah menuju cita-cita membutuhkan proses yang harus dijalani.
Di depan Aula SMP Negeri 1 Tanah Merah, harapan-harapan itu berdiri dalam satu barisan. Mereka berasal dari sekolah dasar yang berbeda, tetapi pagi itu dipersatukan oleh mimpi yang sama: menjadi siswa baru dan memulai perjalanan menuju masa depan yang lebih baik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....