Semangat Tak Padam di Akhir Jambore Boven Digoel
- 19 Okt 2025 21:17 WIB
- Bovendigoel
KBRN,Boven Digoel: Siang itu, matahari bersinar cerah di langit bumi perkemahan lapangan tembak Kodim 1711 Boven Digoel. Tenda-tenda Pramuka tampak mulai dibongkar, namun suasana masih ramai dengan tawa dan sorak gembira para peserta. Di tengah udara hangat dan debu yang menari, semangat anak-anak muda itu seakan belum padam, meski kegiatan Jambore Cabang Pramuka Boven Digoel 2025 resmi berakhir.
Selama beberapa hari, ratusan peserta dari berbagai sekolah di Boven Digoel telah berbaur dalam semangat kebersamaan dan petualangan. Salah satunya adalah Fadlin Dian Fausan Humawaitina, siswa SD Negeri Kem 3 Asiki, Distrik Jair, yang matanya masih berbinar penuh semangat saat bercerita.
“Kegiatannya seru sekali! Saya paling suka waktu hiking dan outbound. Kami melewati banyak pos, ada yang harus kirim pesan semapor, bawa tongkat, bahkan menyeberang sungai tanpa basah, Kalau salah, wajah kami dikasih lumpur atau arang. Seru!” .
Fadlin merupakan salah satu dari 20 peserta dari Asiki 10 laki-laki dan 10 perempuan yang datang dengan semangat tinggi untuk belajar dan menantang diri. Bagi mereka, jambore bukan sekadar berkemah, tetapi kesempatan untuk melatih kerja sama dan tanggung jawab.
Dari tingkat SMP, Sara Paulla Akitop, siswi kelas VIII SMP YPPK St. Fransiskus Xaverius Tanah Merah , juga membagikan pengalamannya yang tak kalah menarik.
“Rasanya campur aduk, ada senang, takut, juga sedih, tapi semuanya menyenangkan,” ujar Sara.
Ia bersama timnya mengikuti berbagai lomba seperti memasak non-beras, menari, hingga menghias tenda. Dengan wajah bangga, Sara menuturkan bahwa sekolahnya berhasil meraih juara pertama lomba menari dan juara lomba memasak.
“Kami senang sekali bisa menang. Kalau nanti terpilih ikut jambore nasional, pasti mau ikut lagi. Jambore itu seru dan banyak pengalaman baru yang nggak didapat di sekolah,” ungkapnya penuh semangat.
Lebih dari sekadar kompetisi, Jambore Cabang Pramuka Boven Digoel 2025 menjadi wadah pembentukan karakter generasi muda. Di sinilah para pelajar belajar arti kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan kemandirian nilai-nilai penting yang tertanam lewat setiap aktivitas selama kegiatan berlangsung.
Para peserta berharap kegiatan seperti ini dapat terus digelar setiap tahun. Sebab bagi mereka, jambore bukan hanya tentang bendera, tenda, atau lomba, melainkan tentang semangat muda yang tumbuh di tengah kebersamaan dan cinta akan Pramuka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....