Cerita dan Tawa Mama Papua di Pasar Sunyi

  • 30 Sep 2025 15:18 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN, Boven Digoel: Siang itu, Pasar Mumanja Kowa di Tanah Merah tampak lengang. Tak banyak langkah kaki terdengar. Pembeli yang biasanya ramai, kini mulai jarang datang. Dagangan para mama Papua pun banyak yang tak terjual.

Salah satunya adalah Mama Yolenta Yembui, atau yang akrab disapa Mama Yolen. Perempuan berusia 42 tahun ini sudah berjualan di pasar itu sejak awal tahun 2000-an. Setiap hari, ia membawa hasil kebun seperti singkong, lengkuas, buah-buahan, dan bumbu dapur, yang dijual dengan harga Rp10.000 hingga Rp20.000, tergantung musim dan kondisi pasar.

“Kadang dari pagi sampai siang tidak ada yang beli, orang biasanya belanja pagi sekali, sekitar jam 05.30 sampai 08.00 WIT. Setelah itu, pasar mulai sepi. Tapi kami tetap datang.” Ujar yolen.

Mama Yolen dan para mama lainnya duduk berjejer di atas bangku kayu dan meja kayu yang sekaligus menjadi meja jualan. Meski pendapatan menurun dan ekonomi keluarga makin sulit, mereka tetap bertahan.

Namun bagi mereka, pasar bukan sekadar tempat menjual hasil kebun. Lebih dari itu, pasar adalah tempat bertemu teman, berbagi cerita, dan melepas tawa. “Kami senang datang ke pasar walaupun dagangan sepi, di sini kami bisa ketemu teman, bercanda, dan cerita soal kehidupan.”katanya.

Di sela dagangan yang belum laku, para mama saling menyapa dan bertukar kabar. Obrolan tentang anak-anak yang baru masuk sekolah, kebun yang kurang hasil, atau sekadar kabar dari kampung, mengalir hangat. Tak jarang, percakapan itu diakhiri dengan tawa yang memecah sunyi nya pasar.

Pasar tradisional seperti Mumanja Kowa menjadi ruang untuk saling menguatkan. Jika satu mama tidak datang, yang lain pasti bertanya. Jika ada yang sakit, kabarnya cepat menyebar. Dari satu mama ke mama pasar lain, tumbuh rasa persaudaraan yang kuat.

“Walaupun sepi, kami tetap datang karena di pasar ini ada tawa dan cerita yang membuat hati senang.” tutupnya

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....