Peluh dan Senyum Dibalik Profesi Pengantar Air Galon

  • 30 Sep 2025 12:03 WIB
  •  Bovendigoel

KBRN, Boven Digoel: Di balik segarnya air minum yang kita nikmati setiap hari, ada sosok-sosok pekerja keras yang memastikan galon-galon itu sampai tepat waktu ke rumah para pelanggan. Salah satunya adalah Pak Firman (38), seorang pengantar air galon di kawasan Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel.

Setiap pagi, sebelum matahari meninggi, Pak Firman sudah bersiap dengan sepeda motornya yang telah dimodifikasi khusus untuk mengangkut tumpukan galon air. “Saya biasa mulai jam tujuh pagi, keliling antar galon ke rumah-rumah. Kalau ramai, bisa sampai 40 galon dalam sehari,” ungkapnya.

Pekerjaan ini bukan perkara ringan. Galon berisi air seberat 19 liter harus diangkat satu per satu. Ia harus berkeliling menembus jalanan rusak, masuk ke gang-gang sempit, bahkan tetap mengantar di bawah guyuran hujan. Namun semua itu dijalani dengan penuh semangat.

"Capek pasti. Tapi kalau pelanggan senang karena air diantar tepat waktu, rasa capeknya hilang, " ucapnya sambil tersenyum.

Pak Firman juga membagikan pengalaman lucu yang ia alami saat bertugas. "Pernah waktu hujan, saya terpeleset di tanjakan licin. Untungnya galon tidak pecah, saya saja yang lecet sedikit, " kenangnya dengan tawa kecil.

Ada juga momen menegangkan, seperti saat dimarahi pelanggan karena pengiriman dianggap terlambat. “Sudah WhatsApp dari tadi katanya. Saya cuma bilang maaf ya Bu, yang penting airnya sudah sampai. Namanya pelanggan tetap, ya kita maklumi saja,” jelasnya.

Ia menambahkan, seringkali dirinya harus mengantar sampai malam. Namun tak ada keluhan. "Selagi masih ada yang butuh, kami antar. Orang mau minum, jadi kita bantu, " tuturnya.

Meski pekerjaan ini berat, hasilnya cukup untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari keluarganya. Dari mengantar galon, Pak Firman bisa membiayai sekolah anak-anak dan membantu ekonomi rumah tangga. "Saya kerja demi keluarga. Harapan saya, usaha air galon ini terus jalan, supaya kami juga terus punya pekerjaan, "tutupnya

Di balik setiap galon air yang sampai ke rumah kita, ada kerja keras, peluh, dan senyum tulus yang patut diapresiasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....