Sirih Mahal,Penikmat Pinang di Boven Digoel Mengeluh

  • 06 Agt 2026 12:43 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel-Harga sirih di kabupaten boven digoel mengalami kenaikan selama beberapa pekan terakhir.Kondisi tersebut di keluhkan para penikmat pinang yang setiap hari mengonsumsi sirih pinang sebagai bagian dari kebiasaan,tradisi, budaya,serta aktivitas sehari-hari. Kenaikan harga juga di ikuti dengan berkurangnya jumlah sirih dalam setiap tumpuk yang di jual oleh pedagang.jika sebelumya,satu tumpuk sirih seharga Rp 10 ribu berisi lima hingga enam buah sirih,kini dengan harga yang sama pembeli hanya memperoleh empat buah sirih.

Salah seorang pembeli sirih di pasar MumanjakowaTanah Merah,Agustina, mengaku kenaikan harga sirih sangat dirasakan masyarakat terkhususnya para penikmat pinang.Ia berharap harga sirih segera turun dan stok kembali normal.

Di sisi lain,pedagang sirih di pasar Tradisional Tanah Merah,Arman,mengatakan harga sirih terus meningkat,sebelumnya sirih perkilo seharga Rp 180 ribu, akibat terbatasnya pasokan sirih dari daerah Merauke,sehingga harga sirih di Boven Digoel merangkak naik seharga Rp 190 ribu perkilo.selain stok yang sering kosong,harga beli dari pemasok juga meningkat sehingga para pedagang terpaksa mengurangi jumlah sirih dalam setiap tumpuk.

Masyarakat terkhususnya penikmat sirih pinang di Boven Digoel berharap pasokan sirih ke Boven Digoel dapat kembali lancar sehingga harga kembali stabil.Selain menjadi kebutuhan sehari-hari,sirih dan pinang masih memiliki nilai budaya yang kuat bagi sebagian masyarakat Papua,sehingga ketersediaannya sangat dinantikan oleh para penikmat pinang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....