CU-SPS TP. Boven Digoel Ajarkan Anggota Menabung sesuai Tujuan sebelum Meminjam
- 03 Jun 2026 19:13 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Credit Union (CU) SPS TP. Boven Digoel terus mendorong anggotanya untuk memiliki perencanaan keuangan yang terarah melalui berbagai produk simpanan dan pinjaman yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing anggota.
Bendahara CU- SPS, Maria M.N. Nadu Lesik. S.Pt.MSc, menjelaskan bahwa CU memiliki berbagai produk simpanan yang dirancang untuk membantu anggota mencapai tujuan keuangan tertentu. Produk tersebut meliputi Simpanan Animha, Simpanan Saham, Simpanan Jowotang, Simpanan Pendidikan, Simpanan Hari Raya (Sihara), Simpanan Perumahan, Simpanan Kendaraan, Simpanan Darurat, hingga Simpanan Modal Usaha.
“Setiap simpanan memiliki fungsi dan tujuan masing-masing sehingga anggota dapat merencanakan kebutuhan mereka dengan lebih terarah,” ujar Maria, Sabtu 30 Mei 2026.
Selain simpanan, CU- SPS TP Boven Digoel juga menyediakan berbagai jenis pinjaman, mulai dari pinjaman usaha mikro, usaha kecil, usaha peternakan, usaha perikanan, hingga pinjaman modal usaha skala besar. CU juga menawarkan pinjaman untuk perumahan, kendaraan, maupun kebutuhan rumah tangga.
Maria menekankan bahwa anggota diajarkan untuk menabung terlebih dahulu sebelum mengajukan pinjaman. “Misalnya, jika ingin membeli kendaraan, anggota diarahkan untuk menabung melalui Simpanan Kendaraan. Setelah memiliki tabungan, barulah pinjaman dapat diajukan sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua 2 CU-SPS, Irine Ike Praptiwi, S.Pt. MP, menambahkan bahwa banyaknya jenis buku simpanan bukan untuk merepotkan anggota, melainkan sebagai bagian dari pendidikan dan pendampingan keuangan.
“Ia penting agar anggota memiliki tujuan hidup dan tujuan keuangan yang jelas, seperti pendidikan, kesehatan, perumahan, hari raya, maupun kendaraan. Dengan sistem simpanan terpisah, anggota lebih fokus mencapai tujuan masing-masing,” kata Irine.
Irine juga menjelaskan konsep perpadanan tabungan, yaitu keseimbangan antara tabungan yang dimiliki anggota dan pinjaman yang diajukan. Sistem ini memudahkan anggota mengatur keuangan dan memastikan dana tidak tercampur dengan kebutuhan lain.
Menutup penjelasan, Maria berharap seluruh anggota dapat mengelola keuangan dengan baik melalui kebiasaan menabung dan memanfaatkan produk simpanan maupun pinjaman sesuai kebutuhan. Menurutnya, pengelolaan keuangan yang terencana akan membantu anggota memenuhi kebutuhan hidup, menghindari kesulitan ekonomi di masa depan, dan mencapai tujuan keuangan yang telah direncanakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....