Data Tidak Valid Jadi Penyebab Bantuan Sosial Tidak Tepat Sasaran

  • 30 Sep 2026 21:25 WIB
  •  Bovendigoel

Boven Digoel – Ketidakakuratan data menjadi salah satu penyebab penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Boven Digoel belum sepenuhnya tepat sasaran. Persoalan ini dipengaruhi oleh belum optimalnya verifikasi dan validasi data penerima, serta adanya perubahan kondisi kependudukan di masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Boven Digoel, Maria Margaretha Nekatmo, menjelaskan bahwa terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan bantuan sosial belum menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.

Menurut Maria, persoalan tersebut antara lain disebabkan data penerima bantuan yang belum sepenuhnya akurat dan tervalidasi. Selain itu, verifikasi dan validasi ulang terhadap data yang tersedia belum dilakukan secara menyeluruh.

“Belum semua warga yang membutuhkan terdata dan masuk ke dalam sistem aplikasi yang digunakan. Hal ini menjadi salah satu kendala dalam penyaluran bantuan sosial,” kata Maria Nekatmo,Rabu 30 September 2026

Ia menambahkan, perubahan data kependudukan juga memengaruhi ketepatan penyaluran bantuan. Perubahan tersebut meliputi warga yang meninggal dunia maupun yang berpindah tempat tinggal, baik dari distrik ke ibu kota kabupaten maupun antardistrik, sehingga data penerima tidak lagi sesuai dengan kondisi di lapangan.

Maria mencontohkan, di Kampung Persatuan tercatat sebanyak 455 warga yang tergolong kurang mampu. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 200 orang yang menerima bantuan sosial. Kondisi ini kemudian memicu keluhan masyarakat karena sebagian warga memperoleh bantuan, sementara warga lainnya yang juga membutuhkan belum mendapatkannya.

Selain persoalan jumlah penerima, Dinas Sosial juga menemukan ketidaksesuaian dalam daftar penerima bantuan. Di antaranya, masih tercantumnya nama warga yang telah meninggal dunia, serta warga yang telah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), anggota TNI dan Polri, hingga anggota DPR.

Di sisi lain, Maria mengungkapkan bahwa bantuan sosial yang seharusnya diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP) juga ditemukan diberikan kepada warga yang bukan OAP. Menurutnya, berbagai persoalan tersebut menjadi perhatian Dinas Sosial Kabupaten Boven Digoel untuk segera melakukan pembenahan terhadap data penerima bantuan.

Dinas Sosial berkomitmen memperbaiki kualitas data serta memperketat proses verifikasi dan validasi agar penyaluran bantuan sosial ke depan dapat berjalan lebih optimal. Dengan pembenahan tersebut, diharapkan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran, tepat jumlah, dan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....