Hotspot: Pantauan Sebaran Titik Panas di Wilayah Boven Digoel
- 21 Sep 2026 10:00 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Badan Meteorologi , Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas III Tanah Merah menyampaikan informasi titik panas atau hotspot di wilayah Kabupaten Boven Digoel untuk periode 20 September 2026 pukul 02.00 WIT hingga 21 September 2026 pukul 01.00 WIT.
Dimana pemantauan titik panas dilakukan menggunakan sensor VIIRS dan MODIS yang terpasang pada sejumlah satelit polar, yakni NOAA20, S-NPP, TERRA, dan AQUA. Satelit mendeteksi adanya anomali suhu yang lebih tinggi dibandingkan area sekitarnya. Observasi dilakukan pada siang dan malam hari sesuai waktu lintasan masing-masing satelit.
BMKG menjelaskan, titik panas yang terdeteksi dapat menjadi indikasi awal adanya kebakaran hutan dan lahan. Namun, apabila suatu wilayah tertutup awan atau masuk kategori blank zone, titik panas di daerah tersebut tidak dapat terpantau.
Menindaklanjuti hasil pemantauan itu, masyarakat dan instansi pemerintah di Kabupaten Boven Digoel diminta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Diharapkan mengantisipasi potensi dampak merugikan dari sebaran titik panas, termasuk risiko gangguan lingkungan, kesehatan, dan aktivitas sehari-hari.
BMKG juga mengimbau publik terus memperbarui informasi hotspot dari BMKG setempat. Informasi ini disampaikan oleh Prakirawan Rizki Syahputra, S.Tr. Masyarakat diharapkan menjadikan sumber informasi resmi sebagai rujukan utama dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....